Sinergi Pembinaan dan Produktivitas, Lapas Tebing Tinggi Kembangkan Sarana Asimilasi Bidang Ketahanan Pangan.

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:19 WIB

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing Tinggi- Dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Akselerasi program prioritas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakaran, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tebing Tinggi terus berkomitmen melaksanakan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu fokus utamanya adalah melalui pengembangan sarana asimilasi dan edukasi yang berorientasi pada bidang ketahanan pangan.

Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari strategi Lapas Tebing Tinggi untuk menyiapkan WBP agar produktif dan mandiri setelah kembali ke masyarakat. Melalui program asimilasi dan edukasi, para warga binaan dibekali dengan keterampilan praktis seperti budidaya tanaman hortikultura, hidroponik yang dalam proses, pemeliharaan ikan, peternakan ayam, hingga pengolahan hasil pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi, Dede Mulyadi, menyampaikan bahwa pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. “Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi Lapas Tebing Tinggi dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mencetak WBP yang produktif dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setelah bebas, mereka memiliki kemampuan dan semangat untuk hidup mandiri,” ujar Dede.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terpadu di lahan asimilasi yang dikelola langsung oleh Lapas, dengan melibatkan petugas pembimbing.

Langkah inovatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden yang menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi rakyat, sekaligus mendukung akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Dengan berbagai kegiatan produktif tersebut, Lapas Tebing Tinggi bertransformasi menjadi lembaga pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemasyarakatan, tetapi juga pemberdayaan. Melalui kerja nyata di bidang ketahanan pangan, diharapkan para WBP dapat menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat setelah mereka kembali ke tengah keluarga dan lingkungan.

#kemenimipas
#ditjenpas
#lapastebingtinggi
#latetiberiman
#guardandguide
#infoimipas
#pemasyarakatan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:08 WIB

Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WIB

Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi

Senin, 28 September 2026 - 21:29 WIB

Tak Terima Dugaan Serangan di Medsos, 63 Advokat FORSILA Adukan Oknum Pengacara FL ke Polda Sumut

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Menyingkap Sisi Gelap Penggunaan Gadget bagi Kesehatan dan Hubungan Manusia

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Air Mata di Tepi Jalan Kota Medan: Ketika Karung Lusuh Nek Aminah Tak Cukup untuk Sepiring Nasi

Minggu, 27 September 2026 - 19:24 WIB

Unhas Jajaki Peluang Daerah Cikoang di Takalar sebagai Kawasan Pengembangan Maritim Terintegrasi

Minggu, 27 September 2026 - 06:08 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terbaru