Tegas Dukung Kapolri Tolak Polisi di Bawah Kementerian

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:22 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI), Dedi Siregar, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu. Ia sekaligus menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Polri harus tetap berdiri sebagai institusi yang independen.

Menurut Dedi Siregar, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 merupakan bentuk ideal dalam menjaga netralitas, profesionalisme, dan marwah institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mendukung penuh sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri tidak boleh ditempatkan di bawah kementerian mana pun karena hal tersebut berpotensi membuka ruang intervensi politik dan melemahkan independensi penegakan hukum,” tegas Dedi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, wacana tersebut justru merupakan langkah mundur dalam reformasi sektor keamanan dan tidak sejalan dengan semangat demokrasi serta supremasi hukum di Indonesia. Menurutnya, Polri harus tetap menjadi institusi profesional yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan menjadi alat kekuasaan kelompok tertentu.

LPPI berpandangan bahwa upaya penguatan Polri seharusnya difokuskan pada peningkatan integritas, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik, bukan dengan mengubah struktur kelembagaan yang telah memiliki dasar hukum yang kuat.

Dedi Siregar juga mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal independensi Polri serta mendukung reformasi kepolisian yang berkelanjutan dan berorientasi pada keadilan serta kepentingan nasional.
“Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia akan terus konsisten bersuara demi menjaga demokrasi, supremasi hukum, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Bupati Takalar Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.
Bupati Takalar Kunjungi Kementerian Transmigrasi, Bahas Penyelesaian Eks Lahan Untuk Optimalisasi Pembangunan Daerah
3.000 Warga Cakung Meriahkan Jamuan Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pastikan Logistik Aman, Bupati Takalar Sambangi Langsung Tenda Kontingen Jamnas XII di Cibubur
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:36 WIB

Puluhan Paket Sabu Diungkap di Aceh Tenggara, LSM Kompak Apresiasi Kinerja Kapolres Aceh Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 09:33 WIB

Perkuat Kolaborasi, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi ke Kemenag dan Tandatangani MoU

Selasa, 15 September 2026 - 12:01 WIB

Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Ajak Pelajar Kejar Cita-Cita dan Jauhi Kenakalan Remaja

Senin, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Kapolsek Bambel Jadi Irup di Pesantren Darul Iman, Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar

Senin, 14 September 2026 - 14:10 WIB

Dari Polres hingga Polsek, Tidak Memberi Ruang Peredaran Sabu: 10 Paket Diamankan di Gusung Batu

Senin, 14 September 2026 - 13:04 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Jumat, 11 September 2026 - 13:31 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Kamis, 10 September 2026 - 15:55 WIB

Marzuan: Jangan Geser MBG dari SPPG ke Kantin Sekolah Tanpa Kajian

Berita Terbaru