Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:18 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR –

Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung mengecek kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyerahkan bantuan berbagai peralatan penanggulangan karhutla kepada Polda Riau sebagai penguatan kesiapan personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara SPN Polda Riau tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, jajaran pejabat utama Mabes Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, kepala daerah, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG dan instansi terkait lainnya.

Setibanya di SPN Polda Riau, Kapolri menerima paparan dari BPBD Provinsi Riau mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk perkembangan titik panas dan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan.

Selanjutnya, Kapolri meninjau langsung gelar kesiapan personel dan peralatan penanggulangan karhutla yang dipandu Karo Ops Polda Riau sebelum menyerahkan bantuan peralatan kepada Kapolda Riau.

Dalam keterangannya kepada awak media, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla di Bumi Lancang Kuning.

“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Inilah kekuatan yang kita butuhkan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” ujarnya.

Kapolri mengungkapkan, berdasarkan data yang dipaparkan, saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan verifikasi, terdapat sekitar 329 titik api yang membutuhkan penanganan, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu hektare.

Ia mengingatkan bahwa Riau memiliki karakteristik karhutla yang berbeda dibandingkan daerah lain karena mengalami dua periode rawan kebakaran setiap tahun. Kondisi tersebut diperparah dengan prediksi fenomena El Niño yang berpotensi membuat cuaca semakin kering.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel Satgas Karhutla meningkatkan kesiapsiagaan, terutama memastikan ketersediaan sumber air sebagai langkah antisipasi apabila kebakaran terjadi. Menurutnya, upaya pencegahan harus lebih diutamakan daripada penanganan saat kebakaran telah meluas.

Selain kesiapan personel, edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama. Kapolri mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca kering.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kepada Polda Riau. Bantuan tersebut meliputi sekitar 50 unit air breathing apparatus untuk melindungi personel dari paparan asap, perangkat komunikasi guna mendukung koordinasi di daerah minim sinyal, kendaraan roda dua untuk mobilitas menuju lokasi titik api, alat berat, hingga peralatan pengeboran sumur sebagai penyedia sumber air saat pemadaman berlangsung.

“Saya berharap seluruh peralatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” kata Kapolri.

Ia kembali menekankan pentingnya menjaga kolaborasi seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah karhutla. Menurutnya, keberhasilan pengendalian kebakaran hutan tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Usai kegiatan di SPN Polda Riau, Kapolri bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja menuju pabrik pupuk PT Bursatani Futura Andyta melalui jalur darat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih
Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi
Tak Terima Dugaan Serangan di Medsos, 63 Advokat FORSILA Adukan Oknum Pengacara FL ke Polda Sumut

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:41 WIB

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara

Selasa, 29 September 2026 - 14:12 WIB

Bersama Bhayangkari, Kapolres Aceh Tenggara Ulurkan Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Senin, 28 September 2026 - 13:41 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Jumat, 25 September 2026 - 10:28 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 16:52 WIB

Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat

Rabu, 23 September 2026 - 14:55 WIB

Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas

Selasa, 22 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 15:17 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Berita Terbaru