Bupati Takalar Buka Secara Resmi MPLS Sekolah Rakyat, 330 Siswa Siap Tempuh Pendidikan Gratis Berasrama

Husaini nappu

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:26 WIB

5057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar// Timeindonesia.com – Kabupaten Takalar kembali menorehkan sejarah di dunia pendidikan. Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahun Ajaran 2026/2027.

Pembukaan berlangsung meriah dan sarat makna. Acara diawali dengan penampilan Angngaru, tari tradisional khas Bugis-Makassar, dilanjutkan tari kreasi daerah yang memukau para tamu undangan. (14/7/2026)

Tak hanya itu, sejumlah siswa juga menunjukkan kemampuan akademiknya melalui pidato dalam Bahasa Inggris, yang menuai tepuk tangan dari para hadirin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Wakil Ketua I DPRD Takalar, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Sosial RI, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, para Pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Takalar, kepala sekolah, tenaga pendidik, wali asuh, serta ratusan orang tua siswa.

Dalam laporannya, perwakilan Kementerian Sosial RI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Takalar yang dinilai berhasil mempercepat pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Dari sembilan lokasi Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, baru tiga daerah yang telah memulai MPLS, yakni Kota Makassar, Kabupaten Takalar, dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
“Kementerian Sosial menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar. Berkat dukungan dan koordinasi yang kuat, Sekolah Rakyat Takalar menjadi salah satu yang tercepat memulai MPLS di Sulawesi Selatan,” ujar perwakilan Kemensos.

Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Ratusan orang tua turut mengantar anak-anak mereka pada hari pertama sekolah sehingga jumlah tamu yang hadir jauh melampaui perkiraan panitia.

Sementara itu, PPK Kementerian PUPR mengungkapkan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Takalar telah mencapai 85 persen. Meski masih terdapat sejumlah pekerjaan penyelesaian, fasilitas utama telah siap digunakan sehingga kegiatan MPLS dapat berlangsung sesuai jadwal.

Menurutnya, keberhasilan Takalar tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang intensif antara Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, dan Pemerintah Kabupaten Takalar.
“Komitmen Bupati Takalar sangat luar biasa. Kami terus berkoordinasi agar sekolah ini dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat bagi anak-anak,” katanya.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar mengungkap kisah perjuangan memperoleh program Sekolah Rakyat. Ia mengaku tetap memperjuangkan Takalar meski saat itu masa pengusulan program telah dinyatakan ditutup.

“Saya datang langsung ke Jakarta membawa proposal dan mempresentasikan kesiapan Takalar. Walaupun pengusulan sudah ditutup, saya tetap berusaha memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari kesiapan lahan, sertifikat hingga infrastruktur. Alhamdulillah, Takalar akhirnya dipercaya menjadi salah satu daerah penerima Sekolah Rakyat,” ungkap Daeng Manye.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil membanggakan. Takalar menjadi salah satu daerah yang memperoleh Sekolah Rakyat jenjang SMP dan SMA sekaligus, sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan daerah.

Bupati menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Menurutnya, fasilitas sekolah yang lengkap dengan ruang belajar modern, aula, lapangan olahraga, asrama, hingga layanan makan bagi siswa menjadi modal besar untuk mencetak generasi unggul.
“Kalau menanam padi, tiga bulan sudah panen. Tetapi pendidikan baru akan kita panen hasilnya 10 sampai 20 tahun ke depan. Dari sekolah ini saya berharap lahir camat, tentara, polisi, dokter, bupati, bahkan menteri. Tidak ada yang mustahil jika anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Pada tahun ajaran perdana ini, Sekolah Rakyat Takalar diikuti 330 siswa, termasuk 60 siswa asal Kabupaten Gowa yang akan menjalani pendidikan berasrama bersama peserta didik dari Kabupaten Takalar.

Bupati berharap seluruh siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta mengajak seluruh orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah bersama-sama menjaga Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
“Ini bukan sekadar membangun gedung sekolah. Ini adalah membangun masa depan Indonesia. Dari tempat inilah kita berharap lahir generasi yang mampu mengangkat derajat keluarga, daerah, dan bangsa,” pungkasnya.

Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Takalar menjadi tonggak penting dimulainya perjalanan pendidikan bagi 330 siswa. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model pendidikan berasrama yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

( Haris ombel )

Berita Terkait

Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih
Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi
Tak Terima Dugaan Serangan di Medsos, 63 Advokat FORSILA Adukan Oknum Pengacara FL ke Polda Sumut

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:41 WIB

13 Paket Sabu Tersembunyi di Bawah Lantai Kedai, Dua Pria Diamankan Polres Aceh Tenggara

Selasa, 29 September 2026 - 14:12 WIB

Bersama Bhayangkari, Kapolres Aceh Tenggara Ulurkan Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Senin, 28 September 2026 - 13:41 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Jumat, 25 September 2026 - 10:28 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 16:52 WIB

Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat

Rabu, 23 September 2026 - 14:55 WIB

Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas

Selasa, 22 September 2026 - 16:23 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 15:17 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Berita Terbaru