Dialog terbuka di Balai Adat satukan langkah rawat budaya
SELATPANJANG–RIAU, – Silaturahmi LAMR Meranti duduk bersama insan pers untuk menjaga marwah Melayu digelar di Balai Adat LAMR, Jalan Dorak, Selatpanjang, Rabu (30/9/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Pertemuan yang dikemas dalam tema Silaturahmi dan Berbagi Cerita Bersama Pewarta ini dihadiri perwakilan PWI, ASWIN, PWMOI, PWRI, IWO dan JMSI serta tokoh masyarakat dalam suasana akrab dan kekeluargaan.
Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik mengatakan silaturahmi ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyatukan langkah dalam merawat adat dan budaya Melayu.
Menurutnya, menjaga marwah Melayu bukan hanya tugas pengurus LAMR, tetapi tanggung jawab bersama termasuk insan pers yang memiliki peran penting menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kalau bukan kita yang menjaga marwah Melayu, siapa lagi? Mari satukan tujuan dan sama-sama kita menjaga marwah adat Melayu Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Afrizal.
Ia menegaskan LAMR terbuka terhadap kritik dan masukan yang faktual sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki program ke depan.
Ketua Panitia Datuk Susanto Sudarmo menambahkan, LAMR membutuhkan pers sebagai mitra komunikasi, sementara pers membutuhkan keterbukaan informasi agar pemberitaan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui silaturahmi ini, LAMR berharap terjalin kemitraan yang sehat, kritis dan konstruktif demi menjaga adat, sejarah dan budaya Melayu serta bersama membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sumber: Humas LAMR Kepulauan Meranti
Penulis: Rizal Selat
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol

































