UMKM Warga Binaan Lapas Sibolga Kantongi Sertifikat Halal, Bukti Pembinaan Produktif dan Siap Bersaing di Pasar

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:55 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBOLGA —

Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga resmi mengantongi Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi tersebut menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk hasil pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Tiga produk unggulan UMKM Lapas Sibolga yang telah tersertifikasi halal yakni *SUMALA (Sambal Cumi Asin Lapas Sibolga)*, *SERMALA (Sambal Teri Medan Lapas Sibolga)*, dan *AILA (Abon Ikan Lapas Sibolga)*. Produk-produk tersebut merupakan hasil pelatihan kemandirian yang diikuti warga binaan sebagai bekal keterampilan sekaligus upaya reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terbitnya sertifikat halal ini tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Kelas IIA Sibolga dengan *Rumah BUMN Sibolga* yang secara aktif memberikan pendampingan, pembinaan manajemen usaha, hingga proses pengurusan legalitas produk.

Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, *Tri Purnomo*, menyampaikan bahwa sertifikasi halal menjadi bukti keseriusan Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kualitas.

> “Sertifikat halal ini merupakan bentuk komitmen kami bahwa produk hasil karya warga binaan telah memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan konsumsi. Kami ingin masyarakat percaya bahwa warga binaan juga mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi,” ujar Tri Purnomo.

Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga menyiapkan keterampilan kerja nyata bagi warga binaan agar mampu mandiri ketika kembali ke masyarakat.

> “Kami berharap masyarakat dapat turut mendukung proses pembinaan ini. Dengan membeli dan mempromosikan produk UMKM Lapas Sibolga, berarti masyarakat ikut membantu warga binaan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan memiliki kesempatan hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” tambahnya.

Lapas Sibolga pun mengajak seluruh masyarakat, instansi, dan pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam mendukung program pembinaan melalui penggunaan dan promosi produk UMKM hasil karya warga binaan. Selain memiliki kualitas yang terjamin dan telah bersertifikat halal, setiap pembelian produk juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

Melalui penguatan UMKM, Lapas Kelas IIA Sibolga menegaskan komitmennya menghadirkan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga pemberdayaan, sehingga warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan bermanfaat.(AVID/Tim Humas Lasiga).

Berita Terkait

Kalapas Pujiono Pimpin Razia Skala Besar Bersama APH, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar Nihil HP dan Narkoba
Rutan Kabanjahe Bersinergi dengan APH, Razia Gabungan Pastikan Rutan Bersih dari HP dan Narkoba
Luar Biasa, Ribuan Warga Sukseskan Funwalk HUT ke-48 GM FKPPI yang Digelar PC 0201 Bekerjasama Pemko Medan di Car Free Day
Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak
Sinergi Ratusan APH Sisir Rutan I Medan: Barang Terlarang Disita, 800 Warga Binaan Negatif Narkoba
Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian
Sinergi Ketahanan Pangan, GM FKPPI 0201 Kota Medan Silaturahmi dan Pelajari Budi Daya Lele di Lapas Pancur Batu
Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Berita Terbaru