Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Minta Maaf dan Dorong Pemulihan Kepercayaan Publik

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 21:17 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir-

Usai mengukuhkan Duta Anti Narkoba Polda Riau di Pekanbaru, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah cooling system pasca aksi unjuk rasa yang sempat terjadi, sekaligus upaya membangun kembali kepercayaan publik dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda hadir bersama Danrem 031/Wira Bima Brigjen Agustatius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta jajaran Pejabat Utama Polda Riau. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama Panipahan.

Setibanya di Panipahan, Kapolda dan rombongan langsung melaksanakan silaturahmi dan dialog terbuka bersama masyarakat. Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus refleksi bersama atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Panipahan.

“Secara pribadi maupun sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Irjen Herry.

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi Polri, khususnya dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penanganan narkoba.

“Kami menyadari bahwa apa yang terjadi tidak terlepas dari ketidakpuasan masyarakat. Ini menjadi evaluasi bagi kami bahwa masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa peristiwa Panipahan harus dimaknai sebagai momentum perubahan.

“Peristiwa ini menjadi wake-up call bagi kami. Pengingat keras agar kami benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap permasalahan secara nyata,” kata lulusan Akpol 1996 ini.

Dalam dialog tersebut, Kapolda mengungkap bahwa salah satu akar persoalan yang ditemukan di lapangan adalah belum terbangunnya komunikasi yang kuat antara aparat dan masyarakat.

Untuk itu, ia meminta agar ke depan dibangun mekanisme komunikasi yang lebih terbuka, termasuk melalui forum bersama maupun kanal komunikasi langsung antara tokoh masyarakat dan aparat.

Sebagai bagian dari langkah korektif, Irjen Herry juga menegaskan bahwa Polda Riau telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap personel di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat dan penempatan personel baru yang telah melalui pemeriksaan ketat.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan pembenahan. Personel yang bertugas harus benar-benar bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda bersama rombongan juga melakukan pengecekan terhadap personel yang baru ditempatkan, termasuk pelaksanaan tes urine sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.

Selain pendekatan keamanan, Kapolda juga menekankan pentingnya solusi sosial dan ekonomi dalam menangani persoalan narkoba. Salah satunya melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada masyarakat nelayan Panipahan.

“Kita tidak bisa hanya bicara penindakan. Kita juga harus membantu masyarakat agar memiliki alternatif ekonomi yang lebih baik. Ketika ekonomi bergerak, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Induk Panipahan, di mana Kapolda bersama para Duta Anti Narkoba memberikan imbauan langsung kepada masyarakat serta membagikan kaos kampanye anti narkoba.

Selanjutnya, Kapolda juga mengunjungi Yayasan Perguruan Kartini Panipahan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar dalam program Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Dalam kesempatan tersebut, para duta mengajak generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta menyelesaikan persoalan secara musyawarah tanpa kekerasan.

Rangkaian kegiatan ditutup di kawasan Pekong Imigrasi Panipahan dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan serta penyerahan bantuan mesin ketinting secara simbolis kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda kembali menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

“Kalau ada persoalan, jangan diselesaikan dengan merusak atau melakukan tindakan anarkis. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Kita harus mengedepankan musyawarah dan dialog,” tegasnya.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, untuk turut mengambil peran dalam menyejukkan suasana dan membangun kembali harmoni sosial di Panipahan.

“Kami ingin tidak ada lagi jarak antara Polri dan masyarakat. Kita harus membangun kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama yang kuat demi menciptakan Panipahan yang aman, kondusif, dan bersih dari narkoba,” tutupnya. [AVID/rel)

Berita Terkait

WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN ASRI KAPOLSEK BERSAMA KANITRES POLSEK TIGABINANGA PIMPIN PELAKSANAAN GREEN POLICING
POLSEK LAUBALENG HADIRI RAPAT KOORDINASI BAHAS PENANGGULANGAN KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI
Awali Pekan dengan Apel Pagi, Karutan Labuhan Deli Ajak Jajaran Bangun Kepedulian dan Integritas.
Perkuat Sistem Pengamanan, Rutan Labuhan Deli Ikuti Zoom Meeting Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan
Bukan Sekadar Menghijaukan, Rutan Labuhan Deli Hadirkan Produktivitas Lewat Hidroponik
Perkuat Komunikasi dan Sinergi Kelembagaan, Rutan Labuhan Deli Ikuti Silaturahmi Bersama Wakil Menteri Imipas Secara Virtual
Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke- 2, Kanwil Ditjenpas Riau, Salurkan Bantuan Sosial Ke Panti Asuhan Al-Ikhlas
Sepiring Nasi, Sejuta Kepedulian: Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Ringankan Beban Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:55 WIB

WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN ASRI KAPOLSEK BERSAMA KANITRES POLSEK TIGABINANGA PIMPIN PELAKSANAAN GREEN POLICING

Jumat, 6 November 2026 - 15:39 WIB

POLSEK LAUBALENG HADIRI RAPAT KOORDINASI BAHAS PENANGGULANGAN KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI

Jumat, 6 November 2026 - 06:20 WIB

Awali Pekan dengan Apel Pagi, Karutan Labuhan Deli Ajak Jajaran Bangun Kepedulian dan Integritas.

Jumat, 6 November 2026 - 06:18 WIB

Perkuat Sistem Pengamanan, Rutan Labuhan Deli Ikuti Zoom Meeting Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan

Jumat, 6 November 2026 - 06:13 WIB

Bukan Sekadar Menghijaukan, Rutan Labuhan Deli Hadirkan Produktivitas Lewat Hidroponik

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke- 2, Kanwil Ditjenpas Riau, Salurkan Bantuan Sosial Ke Panti Asuhan Al-Ikhlas

Kamis, 5 November 2026 - 16:51 WIB

Sepiring Nasi, Sejuta Kepedulian: Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Ringankan Beban Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

DISAMBAR PETIR DI PERSAWAHAN TIGA ORANG WARGA MENINGGAL DUNIA POLSEK MARDINDING HIMBAU WARGA AGAR TETAP WASPADA DI SAAT CUACA HUJAN

Berita Terbaru