Medan
Masyaa Allah, ungkapan buah jatuh tak jauh dari pohonnya rasanya begitu tepat untuk menggambarkan sosok Khansa.
Di usianya yang masih sangat muda dan duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), putri tercinta dari Pejuang Sedekah Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu, ini telah memancarkan cahaya kebaikan yang begitu menyejukkan hati.

Selain tekun mengaji dan berjuang menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, gadis cilik kesayangan konten kreator sekaligus Kepala Bidang OKK GRIB Jaya Kota Medan ini menyimpan empati yang luar biasa besar.
Ayahnya bukan hanya sekadar orang tua baginya, melainkan sosok teladan nyata yang menanamkan benih kepedulian sejak ia kecil.
Pantang bagi Khansa untuk sekadar memalingkan wajah ketika melihat kaum dhuafa yang tengah berjuang keras mencari nafkah di jalanan.

Momen perjalanan menuju dan pulang sekolah yang diantar-jemput sang ayah sering kali berubah menjadi ruang pembelajaran moral yang menyentuh.
Setiap kali matanya menangkap sosok, pemulung, abang becak yang mengayuh dengan peluh, pedagang kecil yang menatap ketidakpastian, atau lansia yang menjajakan barang dagangan di bawah terik matahari Kota Medan, mungil tangannya langsung menepuk pundak sang ayah.
”Papa, berhenti sebentar, Pa…” ucap muslimah cilik nan jelita ini dengan suara lembut namun penuh kepastian.
Tanpa ragu, Khansa akan merogoh uang jajan sekolah pemberian orang tuanya. Uang yang mungkin bagi anak-anak seusianya digunakan untuk membeli mainan atau camilan kesukaan, justru dengan ikhlas ia serahkan kepada tangan-tangan yang lebih membutuhkan.
Senyum polos dan uluran tangan kecilnya tidak hanya menyalurkan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kehangatan serta harapan bagi mereka yang menerimanya.
Melihat tindakan sang anak, Dudi Efni Pasaribu kerap tak mampu menyembunyikan rasa haru.
Apa yang ia tanamkan lewat aksi sosialnya sehari-hari ternyata bertunas begitu indah dalam jiwa sang putri.
Khansa belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari apa yang kita miliki dan nikmati sendiri, melainkan dari seberapa banyak keberkahan yang mampu kita bagikan kepada sesama.
Kisah Khansa adalah sebuah pengingat indah bagi kita semua. Di tengah riuk-pikuk dunia, kepedulian tidak pernah melihat berapa usia seseorang.
Dari ketulusan hati seorang murid SD di Kota Medan ini, kita belajar bahwa kebaikan terbesar sering kali lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan cinta yang tulus.(red)

































