Bupati Takalar Perjuangkan Program Tiga Kali Panen, Jemput Langsung Dukungan Irigasi Pompa ke Kementan

Husaini nappu

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 19:06 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // Time Indonesia.com — Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendongkrak produktivitas sektor pertanian. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digenjot adalah realisasi program tiga kali panen dalam setahun melalui penguatan infrastruktur irigasi, khususnya irigasi tersier berbasis pompa.

Langkah konkret tersebut dibuktikan dengan membawa langsung usulan pemda ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta pada Senin (28/9/2026). Inisiatif jemput bola ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pengairan bagi lahan pertanian di Takalar, sehingga semakin banyak areal persawahan dan perkebunan yang dapat ditanami secara optimal tanpa terkendala musim.

Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye mengungkapkan bahwa perluasan jaringan irigasi tersier melalui dukungan pompa air merupakan kunci utama untuk meningkatkan indeks pertanaman. Dengan ketersediaan air yang merata dan berkelanjutan, peluang petani untuk meningkatkan frekuensi tanam serta hasil panen untuk komoditas andalan seperti padi dan jagung akan semakin terbuka lebar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, usulan Pemerintah Kabupaten Takalar mendapat sambutan baik dari Kementerian Pertanian,” ungkap Daeng Manye.

Dalam kunjungannya, ia mengaku telah berdiskusi langsung dengan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan beserta jajaran direktur terkait untuk memaparkan urgensi kebutuhan air bagi petani di daerahnya.

Respons positif langsung ditunjukkan oleh pihak kementerian dengan berkomitmen menindaklanjuti usulan tersebut. Sambutan hangat ini tentu menjadi angin segar bagi para petani di Takalar, mengingat sektor pertanian selama ini menjadi tulang punggung utama yang menopang perekonomian masyarakat lokal.

Kendati demikian, tantangan di lapangan terkait keterbatasan infrastruktur air masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama antara pusat dan daerah. Menurut Daeng Manye, sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat sangat dibutuhkan guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan terlantar, memperluas akses pengairan, serta mewujudkan kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Melalui terealisasinya program tiga kali panen setahun, pemda optimistis kesejahteraan petani akan terdongkrak signifikan lewat lonjakan pendapatan yang lebih tinggi. “Terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas sambutan baik dan tindak lanjutnya. Semoga upaya ini membawa manfaat nyata bagi kemajuan pertanian Takalar,” tutupnya.

( Haris ombel )

Berita Terkait

Bupati Takalar Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.
Bupati Takalar Kunjungi Kementerian Transmigrasi, Bahas Penyelesaian Eks Lahan Untuk Optimalisasi Pembangunan Daerah
3.000 Warga Cakung Meriahkan Jamuan Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pastikan Logistik Aman, Bupati Takalar Sambangi Langsung Tenda Kontingen Jamnas XII di Cibubur
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:08 WIB

Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WIB

Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi

Senin, 28 September 2026 - 21:29 WIB

Tak Terima Dugaan Serangan di Medsos, 63 Advokat FORSILA Adukan Oknum Pengacara FL ke Polda Sumut

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Menyingkap Sisi Gelap Penggunaan Gadget bagi Kesehatan dan Hubungan Manusia

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Air Mata di Tepi Jalan Kota Medan: Ketika Karung Lusuh Nek Aminah Tak Cukup untuk Sepiring Nasi

Minggu, 27 September 2026 - 19:24 WIB

Unhas Jajaki Peluang Daerah Cikoang di Takalar sebagai Kawasan Pengembangan Maritim Terintegrasi

Minggu, 27 September 2026 - 06:08 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terbaru