Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil dalam Momentum Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Berjalan Damai

TIME INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:50 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Tugu Tani (Patung Pahlawan), Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10), berlangsung tertib. Aksi tersebut digelar bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut diungkapkan koordinator aksi unjuk melalui keterangannya, Rabu (21/10).

“Massa aksi yang tergabung dalam Komite Sadar (Seruan Kedaulatan Rakyat) bersama sejumlah elemen mahasiswa, di antaranya BEM UI, BEM IPB, HMI dan GMNI, menyampaikan lima tuntutan utama, meliputi penanganan bencana nasional, perbaikan kebijakan ekonomi, perlindungan kebebasan berpendapat, pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta penurunan biaya pendidikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, dalam pelaksanaannya, massa sempat menggunakan sebagian bahu jalan dan membentangkan spanduk berukuran besar di kawasan monumen Tugu Tani. Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Menteng, Cikini, Kebon Sirih, dan Kwitang. Berkat pelayanan dan pengamanan yang dilakukan personel Polri, situasi tetap terkendali. Massa mulai membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 18.50 WIB, disusul pemulihan arus lalu lintas secara bertahap.

Sementara itu, di Bekasi, kegiatan diskusi dan bedah buku bertajuk “Pergeseran Makna Anarkisme dari Rezim ke Rezim” dilaksanakan di Taman You and Us, Harapan Indah, pada pukul 15.30–18.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 25 peserta dari kalangan pelajar dan kelompok diskusi. Pembahasan mencakup perkembangan pemaknaan anarkisme dari era kolonial, Orde Lama, Orde Baru, hingga era kontemporer dalam perspektif sejarah, sosial dan politik.

Diskusi berlangsung hingga selesai dan seluruh peserta meninggalkan lokasi. Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak terdapat rencana keikutsertaan peserta dalam aksi unjuk rasa di Jakarta setelah kegiatan tersebut. Dengan demikian, kegiatan diskusi tersebut tidak berlanjut pada mobilisasi pelajar untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta.

Secara keseluruhan, kedua kegiatan berlangsung kondusif. Pelayanan dan pengamanan Polri berperan dalam menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa, sedangkan kegiatan diskusi di Bekasi berakhir tanpa indikasi keterlibatan peserta dalam aksi lanjutan di Jakarta. (Red).

Berita Terkait

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Kembali Menyapa Masyarakat, Ini Pesan Bijak Letkol Wira tentang Kebahagiaan Sejati
Bupati Takalar Perjuangkan Program Tiga Kali Panen, Jemput Langsung Dukungan Irigasi Pompa ke Kementan
Bupati Takalar Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.
Bupati Takalar Kunjungi Kementerian Transmigrasi, Bahas Penyelesaian Eks Lahan Untuk Optimalisasi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Kedapatan Simpan Diduga Sabu dan Ekstasi di Dompet, Pengunjung Rutan Kelas I Medan Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Bupati Takalar Bersama Bapenda Intensifkan Monev PAD, Dorong Validasi Data dan Kepatuhan Wajib Pajak Tembus Target Rp52 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Bupati Takalar Daeng Manye Safari Jumat di Masjid Nur Amanah, Respon Cepat Keluhan Warga

Berita Terbaru