Dari Lahan Tidur ke Lahan Subur, Lapas Labuhan Ruku Tanam 500 Bibit Pisang di Air Joman, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:59 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara –

Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku.

Jumat (20/02/2026), lapas tersebut melaksanakan penanaman 500 bibit pisang di lahan produktif milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang berada di Kecamatan Air Joman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan kelanjutan pemanfaatan lahan Air Joman yang sebelumnya sukses ditanami jagung.

Kini, komoditas pisang dipilih sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan hasil pertanian sekaligus memperluas pengembangan agribisnis berbasis pembinaan.

Penanaman bibit pisang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, bersama jajaran pejabat struktural.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi simbol sinergi nyata dalam mendukung program pembinaan berbasis kerja produktif.

Secara simbolis, Kalapas Hamdi Hasibuan bersama Wakil Bupati Asahan dan Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi melakukan penanaman bibit pisang di area yang telah dipersiapkan.

Hingga sore hari, sebanyak 500 bibit pisang ditanam dengan melibatkan warga binaan yang telah dibekali keterampilan pertanian.

Menariknya, PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan dukungan tambahan berupa 100 bibit pisang Merah Barangan yang dikirim pada sore hari.

Bahkan, dalam dua hari ke depan dijadwalkan kembali penanaman massal sebanyak 1.000 bibit pisang Merah Barangan di lokasi yang sama.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang menjadikan lahan Air Joman sebagai sentra pertanian produktif berbasis pembinaan.

Kegiatan tersebut juga terintegrasi dengan program asimilasi kerja luar tembok. Melalui skema ini, warga binaan diberikan kesempatan bekerja langsung di lahan pertanian dengan pengawasan dan pendampingan ketat dari petugas pemasyarakatan.

Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik mengolah dan meratakan lahan hingga proses penanaman.

Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud keseriusan Pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan siap kembali ke masyarakat.

“Program ini adalah bentuk komitmen kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri. Melalui asimilasi kerja luar tembok, mereka mendapatkan pengalaman kerja nyata, sehingga setelah bebas nanti siap hidup produktif dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengubah lahan tidur menjadi lahan subur yang bernilai tambah, baik bagi institusi maupun bagi pembinaan warga binaan.

Dengan semangat kolaborasi dan pengawasan yang optimal, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dari lahan Air Joman, harapan baru terus ditanam—setiap bibit pisang menjadi simbol langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau, produktif, dan penuh keberkahan, sekaligus bukti bahwa Pemasyarakatan hadir membina, memberdayakan, dan menguatkan reintegrasi sosial.(AVID)

Berita Terkait

Gotong Royong Tanpa Beda Pangkat, Tendik SMA Negeri 13 Pekanbaru Sukseskan Kurban Idul Adha 1447 H
PDAM Takalar Respon Cepat Keluhan Warga Desa Laikang
Dugaan Korupsi Perkara CitraLand Dinilai Mengarah ke Persoalan Administratif
TAKALAR ONE CLICK Disambut Antusias Kepala Desa, Pelayanan Publik Kini Cukup Lewat Genggaman HP
Pasca Lebaran Idul adha, Puluhan Kepala Desa Open House di Rujab Bupati Takalar Daeng Manye
Di Tengah Duka Warga Polut, Bupati Takalar Daeng Manye Hadir Bawa Kepedulian dan Bantuan
IKAL SMA Negeri 6 Sembelih 5 Sapi dan 4 Kambing, Daging Qurban Didistribusikan ke Para Guru, Alumni dan Masyarkat
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sibolga Gelar Shalat Id dan Pemotongan Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:02 WIB

Limbah Raib di Tengah Desakan Investigasi, Warga Khawatir Penyelesaian Kasus Lingkungan Berakhir Tanpa Kejelasan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:58 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:40 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Disebut Cemari Lingkungan dan Rugikan Warga, Di Mana Perlindungan Negara?

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:29 WIB

Pengawasan Dipertanyakan, PT Hopson Diduga Tetap Jalankan Aktivitas Industri Saat Dibekukan

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:22 WIB

Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Sorotan Tajam Mengarah ke PLT KPPH VIII Gayo Lues setelah PT Hopson dan PT Rosin Diduga Tetap Beroperasi

Senin, 18 Mei 2026 - 22:48 WIB

Pabrik Diduga Tetap Hidup Saat Malam, PT Hopson Dinilai Sedang Menguji Nyali Pemerintah dan Aparat Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 15:15 WIB

Pembangkangan PT Rosin Bikin Publik Bertanya, Apakah Hukum Hanya Tajam ke Rakyat Kecil

Berita Terbaru