Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:00 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan melalui Bidang Kegiatan Kerja melaksanakan kegiatan panen ikan lele sebanyak 250 kilogram dalam program pembinaan kemandirian bidang perikanan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketahanan Pangan (Ketapang) yang berlokasi di area Branggang Timur, Rabu (13/05) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan memanfaatkan area SAE sebagai sarana pelatihan keterampilan kerja di bidang perikanan sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, staf Bidang Kegiatan Kerja, serta Warga Binaan yang terlibat dalam program kegiatan kerja.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama Warga Binaan melaksanakan proses pemanenan ikan lele yang telah memasuki masa panen dan berhasil mengumpulkan hasil panen sebanyak 250 kilogram. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang terlibat.

Kepala Bidang Yan Patmos menyampaikan bahwa program ketahanan pangan melalui pembinaan bidang perikanan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan produktif yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga memberikan bekal kemampuan kerja yang bermanfaat bagi Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

Melalui kegiatan pembinaan kemandirian ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan bermanfaat dalam mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan.(AVID/rel)

Berita Terkait

Aktivis Muda Karawang Serukan Kebangkitan Nasional Lewat Aksi Nyata dan Kepedulian Sosial
Sinergi Positif, Lapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Audiensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara
Wujudkan Dampak Nyata, PTPN IV Regional I Salurkan Bantuan TJSL Senilai Rp837 Juta pada Triwulan I 2026
Klarifikasi Secara Humanis, Kalapas Labuhan Ruku DR. Hamdi Hasibuan S.H., M.H Diapresiasi Sejumlah Awak Media
“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil
Siaran Pers Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba, HP Ilegal dan Peniouan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan
Tak Ada Ampun, Kompol DK Resmi Diberhentikan Tidak Hormat
Dorong Pengawasan Berbasis Digital, Kakanwil Ditjenpas Sumut Luncurkan Simwaspim

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:56 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues dalam Rangka Kunjungan Kerja, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 16:38 WIB

Tiga Perusahaan Getah Pinus di Gayo Lues Dihentikan Pemerintah, Negara Pastikan Tidak Ada Lagi Aktivitas yang Boleh Beroperasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:37 WIB

Tindak Lanjut Laporan Perlibas, Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Kumpulkan Instansi dan Pelaku Usaha Getah Pinus

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:34 WIB

Gerakan Kebangsaan: Dugaan Penghalangan Sanksi Lingkungan dan Penggunaan BBM Ilegal oleh PT Rosin Harus Diusut

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:44 WIB

Nama Baru, Celah Lama: PT Rosin Dinilai Masih Membawa Persoalan yang Sama di Lapangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:30 WIB

LIRA Anggap Penanganan PT Rosin Terlalu Lambat dan Membuat Kesan Kebal Hukum Menguat

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:41 WIB

LIRA Soroti PT Rosin yang Disebut Masih Beroperasi Meski Sanksi Administratif Sudah Jelas

Senin, 4 Mei 2026 - 17:51 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Berita Terbaru