Pemerintah Kecamatan Laikang Pacu Realisasi PBB 2026 Lewat Pendekatan Humanis

Husaini nappu

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:39 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar,Timeindonesia.com – Pemerintah Kecamatan Laikang terus bergerak cepat dalam mengoptimalkan pendapatan daerah melalui percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi PBB yang digelar di Kantor Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran pemerintahan setempat untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam mencapai target fiskal daerah.

Rakor strategis tersebut dipimpin langsung oleh Camat Laikang, Marwan, S.E., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh kepala desa serta kepala dusun dari enam desa di wilayah Kecamatan Laikang. Adapun desa yang terlibat aktif dalam kegiatan ini yakni Desa Panyangkalang selaku tuan rumah, Desa Bontoparang, Desa Pattopakang, Desa Cikoang, Desa Punaga, dan Desa Laikang. Sinergi lintas level pemerintahan ini diharapkan mampu memecahkan kebuntuan penagihan pajak di tingkat akar rumput.

Kehadiran seluruh unsur pemerintahan desa dan dusun dalam rapat tersebut menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam mencapai target penerimaan PBB tahun 2026. Melalui keterlibatan aktif ini, pemerintah kecamatan optimistis dapat mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan sektor pajak ini nantinya akan dialokasikan kembali untuk mendukung keberlanjutan berbagai program pembangunan daerah yang menyentuh kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Camat Laikang Marwan menegaskan pentingnya peran aktif para kolektor pajak di tingkat desa untuk segera menyusun strategi yang efektif dan persuasif dalam melakukan pemungutan PBB kepada masyarakat. Menurutnya, metode penagihan konvensional yang kaku perlu diubah menjadi pola komunikasi yang lebih luwes. Pendekatan humanis dan edukatif dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan tanpa merasa terbebani.

“Kita harus mendiskusikan strategi yang tepat dan persuasif, bagaimana caranya agar masyarakat bisa berbondong-bondong datang membayar pajak tanpa merasa terbebani,” ujar Marwan di hadapan para peserta rakor. Ia juga menekankan bahwa pembayaran pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang manfaatnya akan kembali dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bentuk infrastruktur dan fasilitas umum.

Lebih lanjut, Marwan menjelaskan bahwa keseimbangan antara hak dan kewajiban masyarakat harus terus dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan. Menurutnya, pemahaman warga mengenai kontribusi timbal balik antara rakyat dan negara menjadi fondasi utama keberhasilan pemungutan pajak.

“Kewajiban dan hak masyarakat harus seimbang. Ketika kita menuntut hak pelayanan dan pembangunan yang baik dari pemerintah, maka kewajiban membayar pajak sebagai warga negara yang bijak juga harus ditunaikan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung secara interaktif dan produktif hingga akhir acara.

Para kepala desa serta kepala dusun saling bertukar gagasan, memetakan kendala di lapangan, serta berbagi pengalaman sukses guna menyusun pola penagihan pajak yang lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat di masing-masing wilayah dapat meningkat secara signifikan demi kemajuan Kecamatan Laikang.

Berita Terkait

Masyarakat Blok 6 Helvetia Medan Padati Tahlilan Malam Ketiga Almarhum Teuku Iwan Yoeswardi
Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI
Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Pelalawan, Polda Riau Bawa Bantuan hingga Perkuat Polsek di Wilayah Terluar
Transformasi Pengelolaan Sampah Dimulai, Lapas Perempuan Medan Luncurkan Program Smart Zero Waste dan Dashboard SIPINTAR
Publik Desak Kementerian PU Buka Dasar Adendum dan Desak BPKP Atau BPK Turun Kelokasi Proyek SR di Takalar 
Kapolresta Malang Kota Cek Dua SPPG Polri, Pastikan Standar Pemenuhan Gizi hingga Pengelolaan Limbah Berjalan Optimal
Aroma Kebaikan Dapur Umum GRIB Jaya Medan Menembus Jakarta, Ketulusan yang Mengundang Langkah Ketua Umum Hercules Datang Menyaksikan Langsung
Rutan Tarutung Jalin Kerja Sama dengan PT. Dame Alam Sejahtera dalam Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:41 WIB

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:48 WIB

Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:36 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru