Bupati Takalar dan DPRD Takalar Jembatani Dialog Warga Laikang – PT Tiram 

Redaksi

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:18 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timeindonesia.com// Takalar – Guna mengurai sumbatan komunikasi terkait rencana pembangunan kawasan industri di Desa Laikang, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal duduk bersama manajemen PT Tiran serta perwakilan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD, Senin (8/6/2026). Forum strategis yang berlangsung dialogis dan kondusif ini diinisiasi oleh parlemen sebagai jembatan netral untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang. Pertemuan krusial ini turut dikawal oleh Wakapolres Takalar serta lintas legislator lintas dapil, termasuk Achmad Sabang, Achmad Nyengka, Habibie, dan Muhammad Bakri dari Dapil II, serta Nur Alim Rukman, Hj. Tinri, dan H. Limpo dari Dapil I dan III.

Dalam arahannya, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal menegaskan bahwa kehadiran lembaga legislatif adalah untuk memastikan seluruh suara masyarakat didengar secara langsung tanpa perantara. Ia menggarisbawahi bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan konstruktif antara warga lokal dan pihak investor menjadi modal utama agar proyek berjalan harmonis. Anggota dewan sepakat bahwa investasi harus berjalan beriringan dengan pemenuhan hak-hak masyarakat, sehingga roda pembangunan yang bergerak di wilayah Laikang benar-benar melahirkan manfaat yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

Menanggapi dinamika tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meluruskan bahwa proyek Kawasan Industri Laikang ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang regulasinya sudah berjalan sebelum ia menjabat. Namun, Daeng Manye menekankan bahwa pemerintah daerah memegang posisi tegas untuk mengawal investasi ini agar tidak mengorbankan warga lokal. “Pemerintah daerah berkepentingan memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya. Investasi raksasa ini diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru, tanpa sedikit pun mengabaikan aspek sosial dan ekologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, perwakilan masyarakat Desa Keleang yang hadir didampingi Kepala Desa mendesak transparansi penuh dari PT Tiran, terutama menyangkut rumor panas mengenai rencana pembangunan pabrik nikel di wilayah mereka yang memicu kekhawatiran publik. Menjawab keresahan tersebut, perwakilan PT Tiran sekaligus Kawasan Industri Takalar (KITA), Jimmy, langsung memberikan bantahan resmi di hadapan forum. “Tidak ada rencana pembangunan pabrik nikel dalam perencanaan kawasan industri tersebut,” tegas Jimmy, yang seketika memberikan kejelasan dan meredam spekulasi yang beredar di tengah masyarakat.

Menutup RDP yang berjalan produktif tersebut, seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi ke tahapan yang lebih konkret. Sebagai tindak lanjut nyata, DPRD Takalar berkomitmen untuk kembali menjadwalkan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat dengan agenda tunggal: membedah cetak biru dan informasi rinci terkait pembangunan kawasan industri tersebut. Langkah ini diambil demi memenuhi hak keterbukaan informasi yang dituntut oleh masyarakat, sekaligus memastikan iklim investasi di Kabupaten Takalar tetap sehat, aman, dan berpihak pada kesejahteraan warga. ( Haris ombel )

Berita Terkait

Akselerasi Investasi Daerah, DPRD Takalar Gelar Paripurna Raperda Insentif dan Bentuk Pansus
Kapolsek, Kanit Reskrim dan Penyidik Polsek Medan Baru di Laporkan Ke Propam Polda Sumut
O-Three Station Kualanamu Resmi Dibuka: Rest Area Inklusif Pertama di Dunia dengan Simbol Toleransi
Sebanyak 310 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis Kolaborasi Polda Riau, RS Awal Bros, PERDAMI, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
KELUARGA ALMARHUM SS SAMPAIKAN APRESIASI KEPADA POLRES KARO DAN POLSEK TIGA BINANGA
HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA WAJO KOPERTI UNIVERSITAS BOSOWA MAKASSAR SOROTI DUGAAN PENYELEWENGAN BBM SUBSIDI DI KABUPATEN WAJO
SATLANTAS POLRES KARO BERBAGI KASIH SALURKAN SEMBAKO KE PANTI ASUHAN PAYA BAKUNG

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:18 WIB

Bupati Takalar dan DPRD Takalar Jembatani Dialog Warga Laikang – PT Tiram 

Senin, 8 Juni 2026 - 17:37 WIB

Akselerasi Investasi Daerah, DPRD Takalar Gelar Paripurna Raperda Insentif dan Bentuk Pansus

Senin, 8 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kapolsek, Kanit Reskrim dan Penyidik Polsek Medan Baru di Laporkan Ke Propam Polda Sumut

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:45 WIB

Sebanyak 310 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis Kolaborasi Polda Riau, RS Awal Bros, PERDAMI, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:59 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:11 WIB

KELUARGA ALMARHUM SS SAMPAIKAN APRESIASI KEPADA POLRES KARO DAN POLSEK TIGA BINANGA

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:08 WIB

HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA WAJO KOPERTI UNIVERSITAS BOSOWA MAKASSAR SOROTI DUGAAN PENYELEWENGAN BBM SUBSIDI DI KABUPATEN WAJO

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:37 WIB

SATLANTAS POLRES KARO BERBAGI KASIH SALURKAN SEMBAKO KE PANTI ASUHAN PAYA BAKUNG

Berita Terbaru