Bupati Takalar dan DPRD Takalar Jembatani Dialog Warga Laikang – PT Tiram 

Husaini nappu

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:18 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timeindonesia.com// Takalar – Guna mengurai sumbatan komunikasi terkait rencana pembangunan kawasan industri di Desa Laikang, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal duduk bersama manajemen PT Tiran serta perwakilan masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD, Senin (8/6/2026). Forum strategis yang berlangsung dialogis dan kondusif ini diinisiasi oleh parlemen sebagai jembatan netral untuk menyerap aspirasi warga sekaligus mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang. Pertemuan krusial ini turut dikawal oleh Wakapolres Takalar serta lintas legislator lintas dapil, termasuk Achmad Sabang, Achmad Nyengka, Habibie, dan Muhammad Bakri dari Dapil II, serta Nur Alim Rukman, Hj. Tinri, dan H. Limpo dari Dapil I dan III.

Dalam arahannya, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal menegaskan bahwa kehadiran lembaga legislatif adalah untuk memastikan seluruh suara masyarakat didengar secara langsung tanpa perantara. Ia menggarisbawahi bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan konstruktif antara warga lokal dan pihak investor menjadi modal utama agar proyek berjalan harmonis. Anggota dewan sepakat bahwa investasi harus berjalan beriringan dengan pemenuhan hak-hak masyarakat, sehingga roda pembangunan yang bergerak di wilayah Laikang benar-benar melahirkan manfaat yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

Menanggapi dinamika tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meluruskan bahwa proyek Kawasan Industri Laikang ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang regulasinya sudah berjalan sebelum ia menjabat. Namun, Daeng Manye menekankan bahwa pemerintah daerah memegang posisi tegas untuk mengawal investasi ini agar tidak mengorbankan warga lokal. “Pemerintah daerah berkepentingan memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya. Investasi raksasa ini diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru, tanpa sedikit pun mengabaikan aspek sosial dan ekologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, perwakilan masyarakat Desa Keleang yang hadir didampingi Kepala Desa mendesak transparansi penuh dari PT Tiran, terutama menyangkut rumor panas mengenai rencana pembangunan pabrik nikel di wilayah mereka yang memicu kekhawatiran publik. Menjawab keresahan tersebut, perwakilan PT Tiran sekaligus Kawasan Industri Takalar (KITA), Jimmy, langsung memberikan bantahan resmi di hadapan forum. “Tidak ada rencana pembangunan pabrik nikel dalam perencanaan kawasan industri tersebut,” tegas Jimmy, yang seketika memberikan kejelasan dan meredam spekulasi yang beredar di tengah masyarakat.

Menutup RDP yang berjalan produktif tersebut, seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi ke tahapan yang lebih konkret. Sebagai tindak lanjut nyata, DPRD Takalar berkomitmen untuk kembali menjadwalkan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat dengan agenda tunggal: membedah cetak biru dan informasi rinci terkait pembangunan kawasan industri tersebut. Langkah ini diambil demi memenuhi hak keterbukaan informasi yang dituntut oleh masyarakat, sekaligus memastikan iklim investasi di Kabupaten Takalar tetap sehat, aman, dan berpihak pada kesejahteraan warga. ( Haris ombel )

Berita Terkait

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh: Jika Tak Bisa Buktikan Tuduhan, Dun Belanda Akan Dipertimbangkan Dilaporkan
POLRES KARO DAN BNN KARO GEREBEK BARAK NARKOBA DAN JUDI DI DESA SUKATENDEL
Produksi Padi Meningkat 18,52%, Bupati Takalar Daeng Manye Letakkan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Di Polsel
Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Riau Bhayangkara Run 2026 Berakhir Sukses, Kapolda: Momentum Gerakkan Ekonomi dan Perkuat Sport Tourism Riau
PROPAM POLDA SUMUT GELAR GAKTIBLIN DI POLRES KARO 12 PERSONEL DITINDAK HASIL TES URINE SELURUHNYA NEGATIF
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:56 WIB

POLRES KARO DAN BNN KARO GEREBEK BARAK NARKOBA DAN JUDI DI DESA SUKATENDEL

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Produksi Padi Meningkat 18,52%, Bupati Takalar Daeng Manye Letakkan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Di Polsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02 WIB

Pemkab Takalar Raih Penghargaan di Jamsostek Award 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:17 WIB

Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:22 WIB

Riau Bhayangkara Run 2026 Berakhir Sukses, Kapolda: Momentum Gerakkan Ekonomi dan Perkuat Sport Tourism Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:01 WIB

PROPAM POLDA SUMUT GELAR GAKTIBLIN DI POLRES KARO 12 PERSONEL DITINDAK HASIL TES URINE SELURUHNYA NEGATIF

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:41 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Belum Buka Suara, Keluarga Korban Pencurian yang Mengaku Jadi Tersangka Bentangkan Spanduk Minta Digelar RDP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:24 WIB

Miris! Ternyata Kapolrestabes Medan Sering Bohongi Keluarga Korban Pencurian Yang Jadi Tersangka Usai Nangkap Maling ?

Berita Terbaru