MEDAN —
Menjalani hidup sehat dan bahagia tidak selalu harus dengan sesuatu yang mahal dan rumit.
Bagi pemuka masyarakat Blok 6/Lingkungan VII, Perumnas Helvetia Medan, Bang Fen, kuncinya justru terletak pada kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten yaknk rajin menjaga ibadah, rajin berolahraga, mempererat silaturahmi serta aktif hadir di tengah masyarakat.
Bagi Bang Fen, kesehatan merupakan amanah yang patut dijaga. Karena itu, olahraga menjadi bagian dari kesehariannya.
Tubuh yang sehat, menurutnya, menjadi modal penting agar seseorang tetap dapat beraktivitas, beribadah, berkumpul bersama keluarga dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Namun, sehat secara fisik saja tidak lah cukup. Bang Fen juga menempatkan ibadah sebagai bagian penting dan utama dalam menjalani kehidupan.
Kedekatan kepada Allah SWT, Tuhan YME diyakininya dapat memberikan ketenangan hati sekaligus menjadi pegangan dalam menghadapi berbagai keadaan.
Di tengah kesibukannya, Bang Fen juga dikenal komunikatif dan interaktif. Ia senang berkomunikasi dengan warga, membuka ruang silaturahmi dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai kalangan.
Baginya, hubungan antarmanusia akan tetap kuat apabila komunikasi dan kepedulian terus dijaga.
Kebiasaan hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat pun menjadi bagian dari kehidupannya.
Bang Fen berusaha tidak hanya menjadi seseorang yang tinggal di tengah masyarakat, tetapi juga ikut mengambil bagian ketika lingkungan membutuhkan kebersamaan dan kepedulian.
Di balik aktivitas sosial tersebut, keluarga tetap menjadi tempat utama untuk berbagi kebahagiaan. Bersama istri dan ketiga putra putrinya, Bang Fen berusaha membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, saling menghargai dan saling menguatkan.
Baginya, kebahagiaan rumah tangga bukan semata tentang kemewahan, tetapi tentang bagaimana suami dan istri dapat terus berjalan bersama, menjaga komunikasi, saling mendoakan dan tetap berada di sisi masing-masing dalam suka maupun duka.
“Alhamdulillah,” menjadi ungkapan sederhana yang menggambarkan rasa syukurnya dalam menjalani kehidupan. Ia berharap kebersamaan bersama istri dan keluarga dapat terus terjaga, bukan hanya hari ini, tetapi hingga di penghujung waktu.
Dengan olahraga untuk menjaga tubuh, ibadah untuk menenangkan hati, silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial untuk memberi manfaat, Bang Fen menjalani kehidupannya dengan satu harapan sederhana: keluarga tetap harmonis, hubungan dengan sesama tetap terjaga dan setiap langkah selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Sakinah, mawaddah, warahmah—tiga kata yang menjadi harapan Bang Fen dalam membangun kehidupan rumah tangga: ketenangan, cinta dan kasih sayang yang terus tumbuh hingga akhir hayat.(AVID)

































