Dari Return ke Impact: Modal Global Beralih ke AI, Teknologi Hijau, dan Ekonomi Digital di Asia

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:28 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapore – Pergeseran cara pandang terhadap kekayaan dan investasi global menjadi sorotan utama dalam Wealth Forum yang diselenggarakan di Singapore. Dalam forum tersebut, pelaku industri dan investor global membahas bagaimana capital tidak lagi hanya berfokus pada return, tetapi juga pada dampak jangka panjang terhadap ekonomi dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Erlin Veronica Hartanto, President Director WGS Group menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dari capital preservation menuju capital with purpose. Menurutnya, investor, khususnya dari kalangan ultra high net worth dan family offices, semakin aktif mengalokasikan modal ke sektor-sektor transformasional seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital, serta teknologi hijau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Capital hari ini harus mampu menciptakan nilai yang lebih luas – tidak hanya secara finansial, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujar Erlin Veronica Hartanto di Singapura, Senin (23/3/2026).

Asia dinilai menjadi kawasan yang paling strategis dalam tren ini. Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, adopsi teknologi yang cepat, serta basis konsumen yang besar, Asia menawarkan peluang besar bagi investasi yang scalable dan berdampak. Sektor seperti e-commerce, digital infrastructure, serta green energy menjadi pendorong utama transformasi tersebut.

Lebih lanjut, Erlin Veronica Hartanto juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis ekosistem dalam investasi. Menurutnya, investor tidak lagi hanya berfokus pada satu entitas bisnis, tetapi membangun jaringan usaha yang saling terintegrasi, mulai dari teknologi, distribusi, hingga akses pasar untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Pendekatan ecosystem-driven memungkinkan capital untuk bekerja lebih efektif, mempercepat pertumbuhan, sekaligus mengurangi risiko dalam jangka panjang,” tambahnya.

Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam strategi investasi modern. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI dan digital platforms, dinilai dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat supply chain, serta membantu perusahaan lebih adaptif terhadap perubahan global.

Forum ini juga menegaskan bahwa masa depan wealth tidak lagi hanya tentang akumulasi aset, tetapi tentang bagaimana capital dapat digunakan sebagai alat untuk menciptakan dampak nyata. Investasi yang mengedepankan inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat akan menjadi kunci dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan resilient.

Dengan dinamika global yang terus berkembang, peran investor dalam mengarahkan capital ke sektor-sektor strategis akan semakin menentukan arah pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di Asia.

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Berani Lawan Judol, Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Angkat Suara
DPP LPPI: Presiden Prabowo Beri Penghormatan Nyata kepada Prajurit TNI Lewat Peningkatan Kesejahteraan
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Dukung Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas
Langkah DPR RI Yasonna Laoly Dorong Pemberantasan Judi Online dan Pinjol Ilegal Tuai Dukungan Publik
Tuai Apresiasi Langkah Cepat Dasco Temui Mahasiswa Langsung dan Dorong Stabilitas Ekonomi*

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:41 WIB

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:48 WIB

Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:36 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru