TAKALAR // Timeindonesia.com – Antusiasme ratusan warga mewarnai pelaksanaan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi PKB, Hj. Fadillah Fahriana, di Perumahan Bajeng Permai, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (1/8/2026). Reses yang menjadi titik kelima dalam rangkaian kegiatan tersebut berlangsung semarak dan berubah menjadi forum dialog terbuka, di mana masyarakat secara langsung menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, jalan usaha tani, hingga kebutuhan dukungan bagi pelaku usaha mikro
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, Lurah Bajeng Kahar Mone, tokoh masyarakat, serta ratusan warga. Dalam sambutannya, Kahar Mone menyampaikan bahwa Kelurahan Bajeng yang dihuni lebih dari 5.200 jiwa masih membutuhkan perhatian pembangunan di berbagai sektor. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum reses sebagai sarana menyampaikan aspirasi agar dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif sesuai dengan kewenangan pemerintah.
Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin menilai kehadiran anggota DPRD Provinsi di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Menurutnya, sejumlah program strategis, khususnya pembangunan jalan dan infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, memerlukan dukungan serta pengawalan dari legislatif. Ia mengapresiasi komitmen Hj. Fadillah Fahriana yang terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan berharap kolaborasi tersebut semakin kuat demi mempercepat pemenuhan kebutuhan warga Takalar.
Menanggapi berbagai masukan masyarakat, Hj. Fadillah Fahriana menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Legislator PKB yang meraih suara terbanyak di Kabupaten Takalar pada Pemilu lalu itu juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan provinsi ruas Pattallassang–Palleko akan segera dilaksanakan. Selain itu, ia menyatakan komitmennya mengawal usulan pembangunan jalan usaha tani untuk mendukung sektor pertanian, sekaligus membuka peluang bantuan peralatan bagi pelaku UMKM, seperti usaha menjahit, pembuatan kue, dan kedai kopi melalui mekanisme pengajuan proposal sesuai ketentuan yang berlaku.
Dialog yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan menghasilkan berbagai usulan, di antaranya bantuan alat rebana untuk majelis taklim, dukungan modal dan peralatan bagi UMKM pemula, serta sejumlah kebutuhan pembangunan lainnya. Seluruh aspirasi diterima untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Melalui kegiatan reses ini, Hj.
Fadillah Fahriana menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap suara warga tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dikawal menjadi usulan pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Takalar.

































