ACEH TENGGARA – Keselamatan pelajar menjadi perhatian serius Polres Aceh Tenggara. Tak hanya hadir melalui kegiatan Strong Point untuk mengatur arus lalu lintas, personel Polres Aceh Tenggara juga turun langsung memberikan teguran humanis kepada pengemudi angkutan yang membawa anak sekolah dengan cara membahayakan.28 September 2026
Petugas mendapati sejumlah pelajar berada di atas kendaraan hingga bergantungan saat angkutan melaju. Kondisi tersebut sangat berisiko, sebab sedikit saja terjadi pengereman mendadak atau kendaraan kehilangan keseimbangan, para pelajar bisa terjatuh dan mengalami kecelakaan.
Melihat kondisi itu, personel Polres Aceh Tenggara segera memberikan teguran dan edukasi kepada pengemudi. Mereka diingatkan agar tidak mengabaikan keselamatan penumpang, terlebih anak-anak sekolah yang seharusnya mendapatkan perlindungan selama perjalanan.
Pengemudi juga diimbau untuk tidak membiarkan pelajar naik di bagian luar kendaraan, bergantungan, ataupun berada di atas kendaraan saat melaju. Keselamatan harus menjadi prioritas, bukan sekadar memastikan seluruh penumpang terangkut.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., melalui Kasi Humas Ipda Patar, menegaskan bahwa kehadiran personel di jalan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga mencegah potensi kecelakaan melalui edukasi dan tindakan pencegahan.
“Jangan pertaruhkan keselamatan anak-anak kita di jalan raya. Kami mengimbau para pengemudi angkutan agar tidak membawa pelajar dengan cara yang membahayakan, seperti bergantungan atau berada di atas kendaraan. Keselamatan mereka harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia juga mengajak para orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat untuk ikut mengawasi serta mengingatkan apabila menemukan praktik angkutan pelajar yang berisiko.
Melalui kegiatan Strong Point yang disertai teguran humanis, Polres Aceh Tenggara berupaya memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga melindungi keselamatan generasi muda.
Sebab, yang terpenting bukan sekadar sampai ke sekolah, melainkan tiba dengan selamat. (Red)

































