Gerai Koperasi Desa Hadir di Aceh Tenggara, Bupati Harap Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat

TIME INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:36 WIB

50348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes/KDKMP) pada Jumat (17/10/2025) ba’da Jumat. Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Dinas Pendidikan dan Kebudayaan UPTD Kecamatan Babussalam, tepatnya di Desa Perapat Hulu.

Pembangunan gerai tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk membangun sebanyak 80.000 gerai serupa di seluruh Indonesia. Peletakan batu pertama dilakukan serentak melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh seluruh daerah pelaksana, termasuk Kabupaten Aceh Tenggara. Di wilayah ini, dua lokasi dipilih sebagai titik pemancangan awal, yakni Desa Tanah Merah, Kecamatan Badar, dan Desa Perapat Hulu di Kecamatan Babussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menyampaikan harapan agar pembangunan gerai Kopdes ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dalam sektor koperasi dan UMKM.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan gerai ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat, terkhusus di Aceh Tenggara,” ujar Fakhry.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang telah diinstruksikan Presiden Republik Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan tersebut demi kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Kami akan segera menindaklanjuti program yang sudah diinstruksikan oleh Presiden RI dan ini menjadi wujud nyata demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Ia turut menjelaskan bahwa bangunan gerai yang sedang dirintis memiliki ukuran 20×30 meter dengan harapan dapat digunakan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Peletakan batu pertama ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting Kabupaten Aceh Tenggara, di antaranya Ketua DPRK, anggota DPRK Dian Reza Fahlevi, Kapolres Aceh Tenggara, Dandim 0108/Agara, Sekretaris Daerah, perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Mahkamah Syar’iyah, Ketua MAA terpilih Kasri Selian, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Turut hadir pula Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kutacane, Camat Babussalam, para pejabat utama Kodim 0108/Agara, Kepala Desa Perapat Hulu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kecamatan Babussalam, dan jajaran pengurus Koperasi Merah Putih.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Tenggara, Zul Fahmy, dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI atas komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui koperasi. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembangunan gerai sebagai langkah konkret menghadirkan pemerataan ekonomi desa.

Pembangunan gerai ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, tetapi juga sebagai ruang strategis pemberdayaan dan pelayanan bagi anggota masyarakat yang tergabung dalam koperasi desa. Pemerintah kabupaten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan ini agar bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara
Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan
Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat
Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran
46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas
Puluhan Paket Sabu Diungkap di Aceh Tenggara, LSM Kompak Apresiasi Kinerja Kapolres Aceh Tenggara
Perkuat Kolaborasi, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi ke Kemenag dan Tandatangani MoU
Bimtek P3K Se Aceh Tenggara, di Beri Rp50.000. SHS Bupati Rp 100.00.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:31 WIB

Tambang Emas Geumpang Ditertibkan, Namun Pertanyaan Besar Belum Terjawab: Apakah Semua Aktor di Balik Tambang Diperiksa?

Minggu, 20 September 2026 - 02:45 WIB

Warganet Bongkar Polemik PETI Geumpang Pidie, Penertiban Dipertanyakan dan Dugaan Setoran Tambang Menjadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 02:16 WIB

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Diduga Beroperasi dengan Modal Besar dan Alat Berat, LLA Akan Laporkan ke Polda Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 17:37 WIB

Lubang Tambang Emas Ilegal Menganga di Geumpang, Negara Ditantang Hadir!

Sabtu, 5 September 2026 - 01:28 WIB

Pungli SIM C di Satpas Polres Pidie Tembus Rp600 Ribu: Tanpa Ujian Teori, Diduga Melibatkan Oknum

Jumat, 4 September 2026 - 01:21 WIB

Aktivitas PETI Disebut Makin Masif di Pamue–Geumpang, APW Soroti Dugaan Jaringan Pemodal dan Pemasok Bahan Kimia

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:43 WIB

Putaran Uang Gurita Tambang Emas Ilegal Pidie: Libatkan Ratusan Alat Berat dan Dugaan Setoran Fantastis

Berita Terbaru