ACEH TENGGARA – Memperkuat institusi kepolisian dari tingkat kewilayahan menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, dan benar-benar dirasakan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan Polres Aceh Tenggara melalui kegiatan Polres Kuat, yang dilaksanakan di Mapolres Aceh Tenggara, Rabu (21/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., diwakili Wakapolres Kompol Rafliandi, yang memimpin langsung kegiatan bersama personel Polres Aceh Tenggara.
Polres Kuat merupakan salah satu dari delapan Program Quick Wins Kapolri, yang berorientasi pada penguatan Polres sebagai satuan operasional yang tangguh, profesional, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan keamanan di wilayah hukumnya secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Program ini berjalan beriringan dengan Polsek Tangguh, yang menempatkan Polsek sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat.
Dalam implementasinya, Polres Kuat menitikberatkan pada empat aspek utama, yakni SDM yang kuat, pelayanan yang kuat, operasional yang kuat, serta pengawasan yang kuat.
Pada aspek sumber daya manusia, penguatan dilakukan melalui peningkatan kompetensi, integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme personel. Dari sisi pelayanan, masyarakat harus mendapatkan respons cepat melalui Call Center 110, pelayanan SPKT yang ramah dan humanis, serta kepastian informasi perkembangan penanganan perkara melalui SP2HP.
Sementara itu, kekuatan operasional diarahkan pada kemampuan jajaran dalam menangani berbagai persoalan di wilayah hukum masing-masing, termasuk pemberantasan narkoba, perjudian daring, dan penipuan digital. Adapun pengawasan yang kuat diwujudkan melalui komitmen membangun internal Polri yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik pungutan liar dan pelanggaran disiplin.
Polres Kuat tidak hanya diukur dari kesiapan personel, tetapi dari kemampuan menyelesaikan masalah, kecepatan memberikan pelayanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Karena itu, setiap personel dituntut bekerja secara profesional, responsif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penguatan Polres tersebut juga harus diikuti dengan terwujudnya Polsek Tangguh, yakni satuan kewilayahan yang menjadi pintu pertama pelayanan kepolisian, hadir lebih dekat, cepat merespons laporan, serta mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat di lingkungannya.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tenggara terus memperkuat kesiapan dan soliditas personel guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin efektif. Semangat penguatan kelembagaan ini sejalan dengan arah transformasi organisasi: Mabes yang ramping dan strategis, Polda yang profesional dan suportif, Polres yang kuat secara operasional, serta Polsek yang tangguh dalam melayani masyarakat.
Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara berkomitmen menjadikan kehadiran Polri bukan sekadar terlihat di tengah masyarakat, melainkan benar-benar memberikan rasa aman, menghadirkan solusi, dan membangun kepercayaan melalui pelayanan yang nyata.
Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.

































