Transformasi TPS 3R Ciracas: Dari Pengelolaan Sampah Jadi Produksi Pupuk Organik Murah untuk Ketahanan Pangan

TIME INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 11:15 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Oktober 2025 — Warga RW 09 Ciracas, Jakarta Timur, bersama Koalisi Persampahan Nasional dan Baintelkam Polri menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Transformasi TPS 3R: Dari Pengelolaan Sampah Menuju Unit Produksi Pupuk Organik Murah untuk Mendukung Ketahanan Pangan”, bertempat di Sekretariat Karang Taruna RW 09 Kelurahan Ciracas, pada Jumat (03/10) sore.

Kegiatan ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), agar tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi pusat inovasi lingkungan dan ekonomi lokal. Melalui transformasi ini, TPS 3R diharapkan mampu menghasilkan pupuk organik murah dan berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua RW 09 Ciracas Triyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengelola sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup warga.

Dalam sesi paparan, AKBP M. Zaldi, S.E., Kanit Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Baintelkam Polri, menjelaskan peran strategis Polri dalam memastikan program lingkungan berjalan sesuai regulasi. Ia menegaskan bahwa TPS 3R dapat menjadi embrio ekonomi lokal jika dikelola dengan benar. “Ketika warga memanfaatkan pupuk organik hasil TPS 3R untuk menanam sayur dan buah, mereka sedang membangun benteng pangan di tingkat komunitas,” ujarnya.

Sementara itu, Bagong Suyoto, Ketua Koalisi Persampahan Nasional, memaparkan konsep detail transformasi TPS 3R menjadi unit produksi pupuk organik murah. Ia mencontohkan, setiap rumah tangga di RW 09 menghasilkan sekitar 0,5–1 kg sampah organik per hari. Jika dikelola baik, dapat menghasilkan puluhan kilogram pupuk kompos tiap minggu. “Sampah yang kita buang setiap hari sesungguhnya mengandung energi kehidupan. Ketika kita olah menjadi pupuk, kita sedang menanam harapan bagi masa depan pangan bangsa,” katanya.

Rusdi Legowo, aktivis lingkungan, menambahkan penjelasan praktis mengenai teknik pengomposan sederhana, mulai dari pemisahan sampah organik hingga proses fermentasi menggunakan bahan alami. Ia menyebut, penggunaan pupuk organik secara konsisten bisa meningkatkan hasil panen 20–30 persen, khususnya pada tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, dan bayam.

Usai sesi diskusi, warga mengikuti praktik langsung pemanfaatan pupuk organik hasil TPS 3R, termasuk cara penggunaan yang tepat di lahan dan pot tanaman.

Sebagai tindak lanjut, disepakati pembentukan Kelompok Pengelola TPS 3R RW 09, yang akan mendapat pelatihan lanjutan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Ketahanan Pangan. Kelompok ini juga akan mengembangkan pemasaran pupuk organik melalui koperasi lingkungan serta membuat label dan sertifikasi sederhana untuk menjaga mutu produk.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara warga, pengurus RW, dan narasumber untuk menjadikan TPS 3R RW 09 Ciracas sebagai model pengelolaan sampah produktif berbasis ketahanan pangan.

Melalui kolaborasi ini, warga Ciracas diharapkan mampu menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya urusan kebersihan, tetapi juga jalan menuju kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Berita Terkait

DPP LIPPPI Adakan Safarai Ramadhan, Mengokohkan Kedaulatan, dan Sinergi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Sekjen PWI Laskar Sabilillah, Dukung Polri Sukseskan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri 1447 H
Jadikan Ruang Publik Pusat Kebersamaan, Kapolda Sumbar Tuai Apresiasi DPP LPPI
Bupati Labusel Genap 1 Tahun, Himlab Jakarta: Arah Kebijakan dan Pembangunan Berpihak pada Rakyat
Berkah Ramadhan, Kedai Mamah Manjakan Pelanggan dengan Micro Cinema dan Lumpia Ikonik Semarang
HIMLAB Raya Jakarta Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel Tunjukkan Progres Positif dan Terukur
PW GPA DKI Jakarta Ingatkan KPF Profesional dan Tak Bangun Opini Negatif ke TNI
Strategi Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Insentif per Hari untuk SPPG dinilai Sangat Tepat dan Efisien

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:45 WIB

Kapolres Gayo Lues Harap Media Terus Berperan dalam Menjaga Kondusivitas Wilayah Lewat Buka Puasa Bersama

Senin, 16 Maret 2026 - 10:33 WIB

​Nekat! Meski Ramadhan, Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Operasi Pekat Resmob Polres Gayo Lues

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:31 WIB

Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:47 WIB

Kapolres dan Bupati Gayo Lues Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:25 WIB

Quick Respon Brimob Polda Aceh, Padamkan Kebakaran Rumah Di Desa Penampaan, Gayo Lues

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:55 WIB

Warga Temukan Mayat di Pajak Pagi, Polisi Lakukan Identifikasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:58 WIB

Polres Gayo Lues Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas di SPBU Akibat Antrean Panjang

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:42 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu

Berita Terbaru