Cegah Karhutla dan Deforestasi, Polda Riau Tebar 21.000 Bibit Pohon

TIME INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:25 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau membuat gerakan penanaman serentak 21.000 pohon menyambut Hari Pohon Nasional 2025. Gerakan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Kegiatan ini dipusatkan di Danau Khayangan, Rumbai, Kota Pekanbaru, Jumat (21/11/2025). Kegiatan yang digelar serentak di 12 polres jajaran Polda riau ini menjadi tonggak sejarah baru di Bumi Lancang Kuning.

Turut hadir di lokasi, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto, Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika, para pejabat utama (PJU) Polda Riau, 500 siswa SD, SMP, dan SMA se-Kota Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengangkat tema “Satu Pohon, Seribu Harapan,” kegiatan masif ini menunjukkan komitmen nyata Polda Riau dan masyarakat untuk berinvestasi dalam konservasi, mewariskan udara bersih dan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang. Satu batang pohon yang ditanam menjadi harapan untuk lingkungan yang lebih hijau dan lestari.

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan, khususnya di Provinsi Riau.

“Provinsi Riau sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan alam yang melimpah, sering kali menghadapi tantangan seperti deforestasi, kebakaran hytan, dan perubahan iklim. Asap karhutla yang ditimbulkan sering kali menimbulkan stigma Riau penghasil asap,” katanya.

Menanggapi isu lingkungan tersebut, Polda Riau menerapkan sebuah konsep pemolisian berbasis dampak masalah, yaitu pemolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli pada kelestarian alam dan lingkungan yang dinamakan Green Policing

Irjen Herry Heryawan menyampaikan Green Policing bukan sekadar menanam pohon semata, tetapi tentang sudut pandang agar aksi yang dilakukan di hari ini bisa memberikan dampak besar di 5 hingga 10 tahun ke depan.

“Setiap pohon yang ditanam adalah warisan ekologis yang kelak memberikan manfaat besar bagi lingkungan, mulai dari pencegahan banjir, penyerapan karbon, hingga menjaga kestabilan tanah. Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang demi masa depan anak cucu kita,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, bertepatan di Hari Pohon Nasional ini, Polda Riau menciptakan gerakan baru yang diharapkan membangun kesadaran kolektif di masyarakat akan pentingnya pohon untuk kehidupan di masa yang akan datang.

“Dalam memperingati Hari Pohon Nasional, kami Polda Riau telah melaksanakan penanaman pohon di seluruh jajaran mulai tanggal 10 November hingga hari ini, di tanggal 21 November 2026 merupakan puncaknya dengan target penanaman pohon sebanyak 21.000 pohon,” urainya.

Kapolda menambahkan, peringatan Hari Pohon Nasional ini adalah simbol komitmen bersama untuk mewariskan alam Riau yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang. Kapolda mengajak para siswa untuk menjadi agen perubahan lingkungan.

“Saya mengajak kita semua, jadilah agen perubahan. Mulailah dari hal kecil seperti ini dan kembangkan menjadi aksi yang lebih besar. Mari kita tanam tidak hanya pohon, tapi juga nilai-nilai kepedulian terhadap sesama dan alam juga lingkungan,” serunya.

Di akhir acara, Kapolda memimpin penanaman 210 pohon secara simbolis bersama para peserta. Adapun, pohon yang ditanam adalah jenis matoa, durian, nangka madu, dan mangga. Selain itu, Kapolda dan peserta juga menebar 210 bibit ikan di danau di lokasi.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah
Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media
Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Kedapatan Simpan Diduga Sabu dan Ekstasi di Dompet, Pengunjung Rutan Kelas I Medan Diamankan

Berita Terbaru