Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

TIME INDONESIA

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 15:21 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 26 November 2025 |  Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak dini hari menyebabkan banjir melanda Desa Pasar Badak, Kecamatan Blangkejeren, pada Rabu (26/11) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Polres Gayo Lues, TNI, BPBD, serta sejumlah stakeholder terkait guna memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., mengatakan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya air sungai yang tidak mampu menampung intensitas hujan yang sangat tinggi. “Air sungai meluap hingga merendam permukiman warga. Akibatnya, akses jalan menuju Kampung Badak sementara waktu tidak dapat dilalui,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir di Desa Pasar Badak terbilang cukup mengkhawatirkan. Tinggi air mencapai sekitar 1 meter dan masih menunjukkan tren kenaikan. Cuaca hujan yang terus berlangsung semakin memperburuk situasi. Hingga berita ini diturunkan, akses jalan menuju Kampung Badak tidak dapat dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aparat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Korban hilang maupun warga yang harus mengungsi juga nihil. Namun terdapat 8 unit rumah yang terdampak banjir,” jelas IPTU Syamsuddin.

Selain itu, fasilitas umum berupa jalan utama di desa tersebut ikut terendam sehingga aktivitas masyarakat ikut terganggu.

Analisa Sementara dan Prediksi Dampak

Petugas menyimpulkan bahwa banjir ini terjadi murni akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya sungai di sekitar permukiman warga. Posisi desa yang berada dekat aliran sungai turut menjadi faktor penyebab daerah tersebut rentan banjir.

Dengan kondisi air yang masih naik, petugas memprediksi risiko banjir susulan dapat terjadi apabila hujan tidak mereda. “Jika hujan tetap tinggi, banjir diperkirakan dapat meluas dan memperparah kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum. Akses jalan menuju Kampung Badak kemungkinan masih akan terputus sampai air surut,” tambahnya.

Polres Gayo Lues bersama TNI, BPBD, dan perangkat desa langsung melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Petugas melakukan pemantauan debit air sungai secara berkala serta mendokumentasikan perkembangan situasi untuk dilaporkan kepada pimpinan.

Selain itu, jajaran intelijen Polres Gayo Lues telah diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan saat musim hujan.

Dalam rangka mencegah dampak lanjutan, beberapa langkah direkomendasikan jajaran kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi banjir dan tanah longsor, berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BPBD untuk mempercepat penanganan akses jalan yang terputus dan petugas Bhabinkamtibmas diminta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi banjir dan langkah-langkah keselamatan saat kondisi darurat.

Upaya bersama diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir serta memastikan masyarakat tetap aman. Hingga kini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Sabu 0,64 Gram Ditemukan di Bawah Kaki, Pria 35 Tahun Diamankan Satreskoba Polres Gayo Lues
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 19 Paket Narkotika Seberat 4,34 Gram
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal di Malam Hari, Polda Aceh Diminta Segera Menyegel
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Negara Dinilai Kalah oleh Korporasi, PT Hopson Aceh Industri Kembali Beroperasi Meski Status Perizinan Belum Tuntas
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:08 WIB

Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain

Senin, 28 September 2026 - 22:29 WIB

Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih

Senin, 28 September 2026 - 21:44 WIB

Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Lapas Sibolga Panen 65 Kg Pakcoy, Wujudkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Ketahanan Pangan

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

Menyingkap Sisi Gelap Penggunaan Gadget bagi Kesehatan dan Hubungan Manusia

Senin, 28 September 2026 - 06:39 WIB

Air Mata di Tepi Jalan Kota Medan: Ketika Karung Lusuh Nek Aminah Tak Cukup untuk Sepiring Nasi

Minggu, 27 September 2026 - 19:24 WIB

Unhas Jajaki Peluang Daerah Cikoang di Takalar sebagai Kawasan Pengembangan Maritim Terintegrasi

Minggu, 27 September 2026 - 06:08 WIB

Lapas Sibolga Gelar Razia Gabungan Bersama APH, 31 Kamar Hunian Diperiksa

Berita Terbaru