Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) melalui Ketua Umum Dedi Siregar meminta seluruh pihak untuk menghentikan narasi yang berupaya menggiring opini publik dan melakukan framing negatif terhadap Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait persoalan yang berkembang di Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Dedi Siregar, berbagai tuduhan yang berusaha mengaitkan nama AHY dengan persoalan tersebut merupakan narasi yang tendensius, tidak didukung fakta yang jelas, dan berpotensi menyesatkan publik.
“Kami menilai upaya mengait-ngaitkan Agus Harimurti Yudhoyono dengan persoalan yang terjadi di Badan Gizi Nasional adalah bentuk framing yang tidak sehat dalam ruang publik. Publik harus disuguhkan fakta, bukan asumsi maupun spekulasi yang sengaja dibangun untuk membentuk persepsi negatif,” tegas Dedi Siregar.
Dedi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, maupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ataupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Informasi yang kami dapatkan sangat jelas. AHY tidak pernah meminta bantuan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun kepentingan lainnya. Oleh karena itu, sangat keliru apabila ada pihak yang mencoba membangun narasi seolah-olah terdapat keterkaitan antara AHY dengan persoalan yang sedang menjadi perhatian publik,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPP LPPI mengingatkan bahwa setiap persoalan hukum maupun administrasi harus dilihat secara objektif dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dengan cara menyeret nama tokoh tertentu tanpa dasar yang kuat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ruang publik dipenuhi oleh informasi yang tidak terverifikasi dan berujung pada pembunuhan karakter terhadap seseorang,” lanjutnya.
Dedi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat fakta yang menunjukkan adanya keterlibatan maupun hubungan antara AHY dengan persoalan yang berkembang di lingkungan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.
“Karena itu kami meminta seluruh pihak untuk menghentikan framing negatif terhadap AHY. Jangan memaksakan sebuah narasi yang tidak memiliki dasar fakta. Persoalan di Badan Gizi Nasional tidak memiliki kaitan dengan Agus Harimurti Yudhoyono, sehingga publik harus diberikan informasi yang objektif, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Dedi Siregar.
Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia
Ketua Umum
Dedi Siregar

































