Polsek Blangkejeren Amankan Pembersihan Lima Titik Longsor di Jalur Utama

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:34 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Akses jalan utama di wilayah Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, yang sempat lumpuh akibat tertimbun tanah longsor, kini telah kembali normal setelah dilakukan pembersihan oleh alat berat dengan pengamanan dari pihak kepolisian pada Selasa (2/12/2025) pagi. Longsor terjadi di lima titik berbeda yang tersebar di jalur Blangkejeren – Kutacane dan Blangkejeren – Pining, mengakibatkan ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat selama beberapa waktu.

Pembersihan badan jalan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Lima titik lokasi terdampak longsor berada di Desa Palok, Karang Anyar, Aih Sak Yak di kilometer 14, Dusun Panglima Belas, dan Desa Badak. Semua titik tersebut sepenuhnya tertimbun material longsoran berupa tanah basah, kayu, dan batu sehingga akses transportasi terputus. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak awal pekan.

Langkah cepat langsung diambil dengan menurunkan satu unit alat berat jenis excavator (beko) untuk membersihkan badan jalan dari tumpukan material. Di saat bersamaan, upaya pengamanan dilakukan oleh empat personel dari kepolisian sektor setempat dan satu personel dari satuan lalu lintas untuk setiap titik. Pengamanan ini bertujuan mengatur lalu lintas serta memastikan proses evakuasi material berjalan dengan aman, sekaligus mencegah adanya pengendara yang nekat melintasi jalur longsoran saat proses pembersihan berlangsung.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, SIK melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, SH menyampaikan bahwa seluruh proses pengamanan dan pembersihan dilakukan secara terpadu dan berlangsung kondusif. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, mengingat alat berat yang bekerja di tengah ruas jalan licin bisa menimbulkan risiko kecelakaan jika tidak diatur dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dilakukan pembersihan intensif oleh alat berat dibantu personel di lapangan, kelima titik longsoran akhirnya berhasil dibuka kembali. Akses jalan yang tadinya tertutup kini sudah dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Meskipun demikian, aparat masih berjaga untuk memastikan tidak ada gangguan susulan, serta untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di lokasi yang baru saja dibersihkan.

Kapolsek Blangkejeren juga mengimbau kepada warga dan pengendara agar lebih waspada ketika melintas di jalur rawan longsor, terutama saat kondisi hujan deras. Ditekankan pula pentingnya mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan semua pihak. Koordinasi lintas sektor, termasuk unsur pemerintah daerah, terus dijalankan untuk memetakan titik-titik rawan dan melakukan langkah antisipatif ke depan.

Situasi di lapangan saat ini sudah mulai  kondusif dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal setelah terjadinya gangguan akibat bencana tersebut. Namun potensi longsor susulan tetap diwaspadai, mengingat kondisi geografis Gayo Lues yang terdiri dari perbukitan dan pegunungan dengan kontur tanah yang labil di musim penghujan.

Abdiansyah

Berita Terkait

​Tingkatkan Literasi WBP, Lapas Kelas I Medan Gelar Ujian Akhir Program Pengentasan Buta Huruf
​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi
Ketulusan di Tengah Warga: Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Alirkan Hangatnya Kepedulian dan Gizi Sehat untuk Sesama
Optimalkan Pembimbingan Klien Anak, Bapas Kelas I Medan Gelar Kegiatan Perawatan Tanaman Produktif
Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Integrasi bagi 18 WBP di Rutan Kabanjahe
Bapas Kelas I Medan Lakukan Pendampingan dan Penelitian Kemasyarakatan terhadap 3 ABH di Polsek Binjai
Tingkatkan Pembinaan Kerohanian, Rutan Tanjung Pura Bagikan Al-Qur’an dan Iqro Bantuan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah
DPRD Takalar Pertanyakan Anggaran Rp6,7 Miliar Untuk 86 Desa, Diduga Dana Siluman

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:13 WIB

​Tingkatkan Literasi WBP, Lapas Kelas I Medan Gelar Ujian Akhir Program Pengentasan Buta Huruf

Rabu, 4 November 2026 - 11:25 WIB

​Kanwil Ditjenpas Sumut Siap Dukung Penuh Proses Penegakan Hukum Terkait Pegawai Lapas Medan yang Diamankan Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 10:34 WIB

Ketulusan di Tengah Warga: Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Alirkan Hangatnya Kepedulian dan Gizi Sehat untuk Sesama

Selasa, 3 November 2026 - 23:35 WIB

Optimalkan Pembimbingan Klien Anak, Bapas Kelas I Medan Gelar Kegiatan Perawatan Tanaman Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 23:13 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Litmas Integrasi bagi 18 WBP di Rutan Kabanjahe

Selasa, 3 November 2026 - 19:56 WIB

Tingkatkan Pembinaan Kerohanian, Rutan Tanjung Pura Bagikan Al-Qur’an dan Iqro Bantuan Yayasan Ar-Risalah Al-Khairiyah

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

DPRD Takalar Pertanyakan Anggaran Rp6,7 Miliar Untuk 86 Desa, Diduga Dana Siluman

Selasa, 3 November 2026 - 14:10 WIB

Rutan Tanjung Pura Gelar Tes Urine Rutin Warga Binaan, Pastikan Lingkungan Bersih dari Narkoba

Berita Terbaru