Kolaborasi Polda Riau Berhasil Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Pelalawan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 18:29 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelalawan-

Tim gabungan dari Polda Riau bersama unsur Kodam Tuanku Tambusai, pemerintah daerah, dan perusahaan kembali berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (4/4/2026).

Upaya pendinginan dan mitigasi dilakukan secara intensif di Desa Gambut Mutiara, menyusul ditemukannya titik api yang tidak terpantau dalam aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau Kombes Ino Harianto yang turun langsung ke lokasi menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.

Ia menyebut, meskipun titik api tidak terdeteksi dalam sistem DLK, tim di lapangan tetap responsif melakukan pengecekan dan penanganan.

“Kami tidak hanya bergantung pada sistem monitoring, tetapi juga mengedepankan patroli darat dan koordinasi dengan seluruh stakeholder. Begitu ditemukan titik api di Desa Gambut Mutiara, tim langsung bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujar Ino di lokasi.

Ia menjelaskan, kebakaran terjadi di lahan gambut seluas sekitar 10 hektare dengan kondisi semak belukar yang kering dan mudah terbakar. Faktor cuaca panas, angin kencang, serta keterbatasan sumber air menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman di lapangan.

“Medan yang jauh dan sulit dijangkau, ditambah kontur gambut yang kering, membuat penanganan harus dilakukan dengan strategi khusus. Namun berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan dan saat ini hanya tersisa titik-titik asap,” jelasnya.

Kombes Ino menambahkan, upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polda Riau dalam menjaga stabilitas lingkungan dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah rawan gambut.

Hal itu sejalan dengan semangat melindungi tuah dan menjaga marwah bumi Lancang Kuning.

“Kegiatan hari ini juga dihadiri Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa dan Asops Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani. Ini menunjukan bahwasanya penanganan karhutla harus dilakukan secara kolaboratif, lintas satker dan lintas sektor,” ungkapnya.

Bupati Pelalawan H. Zukri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dan sinergi yang dilakukan seluruh unsur di lapangan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Kami sangat mengapresiasi respons cepat dari Polda Riau dan seluruh tim gabungan. Ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus bersama-sama, termasuk melibatkan masyarakat di sekitar lokasi,” kata Zukri.

Menurutnya, upaya pencegahan harus terus diperkuat, terutama di wilayah rawan seperti Teluk Meranti yang memiliki karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menyampaikan bahwa proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi api kembali menyala.

“Kondisi saat ini api sudah padam, namun masih terdapat asap di beberapa titik, sehingga pendinginan terus kami lakukan. Untuk pelaku masih dalam proses penyelidikan,” ujar John.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengerahkan sebanyak 160 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam penanganan karhutla tersebut.

“Koordinasi lintas sektor terus kami perkuat, termasuk dengan perusahaan dan masyarakat, agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani sejak dini,” tutupnya. (rel)

Berita Terkait

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah
Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media
Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Pimpin Upacara Hari Santri, Bupati Daeng Manye: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pawai Santri Semarakkan Festival Pondok Pesantren se-Takalar 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:06 WIB

KAPOLRES KARO PIMPIN SERTIJAB DI MAPOLRES KARO IPTU FERI GALINGING JABAT KASAT LANTAS KARO YANG BARU AKP ANDITA SITEPU PROMOSI JADI KAPOLSEK TIGALINGGA KABUPATEN DAIRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:41 WIB

Fidiel Castro Minta Evaluasi Kepala SD-SMP Negeri, Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:33 WIB

DALAM MENYAMBUT HARI JADI HUMAS POLRI YANG KE-75 HUMAS POLRES KARO GELAR DONOR DARAH 17 KANTONG DARAH BERHASIL DIKUMPULKAN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Berita Terbaru