Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap framing Ke Panglima TNI Lewat Kasus Aktivis KontraS

TIME INDONESIA

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 20:38 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sen,6 April 2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap adanya dugaan “penunggang gelap” yang memanfaatkan isu hukum untuk kepentingan politik tertentu. Hal ini menyusul mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menilai terdapat indikasi kuat bahwa kasus tersebut telah ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik yang lebih luas. Bahkan, muncul dugaan bahwa isu ini ada yang sengaja mengarahkan untuk membangun framing negatif terhadap Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto sampai framing ganti panglima

Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar menyampaikan bahwa sejak awal kasus ini mencuat ke publik, terlihat adanya pola penggiringan opini yang masif dan terstruktur, khususnya di media sosial. Narasi yang berkembang dinilai tidak sepenuhnya organik, melainkan diduga digerakkan oleh pihak-pihak tertentu dengan agenda terselubung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada upaya sistematis untuk membentuk persepsi publik secara sepihak. Isu ini seolah diarahkan untuk menyerang institusi dan pimpinan TNI, tanpa menunggu proses hukum berjalan secara objektif dan transparan,” ujar pernyataan resmi Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar

Kami menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk terhadap aktivis, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum. Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar kasus ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu yang dapat memperkeruh situasi nasional.

Lebih lanjut, Ketua PW GPA DKI Jakarta itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.

kami juga mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini yang justru berpotensi memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Dedi Siregar menambahkapentingnya menjaga stabilitas nasional serta kepercayaan publik terhadap institusi negara, termasuk TNI, dari berbagai upaya delegitimasi yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu strategis nasional secara objektif dan konstruktif, serta mendukung terciptanya ruang publik yang sehat, kritis, dan bebas dari manipulasi informasi. (*)

Berita Terkait

Bupati Takalar Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.
Bupati Takalar Kunjungi Kementerian Transmigrasi, Bahas Penyelesaian Eks Lahan Untuk Optimalisasi Pembangunan Daerah
3.000 Warga Cakung Meriahkan Jamuan Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pastikan Logistik Aman, Bupati Takalar Sambangi Langsung Tenda Kontingen Jamnas XII di Cibubur
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:22 WIB

Klarifikasi Resmi Isu Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Kakanwil Ditjenpas Jabar Sebut Lokasi Tersebut Rumah Dinas Asimilasi

Rabu, 23 September 2026 - 19:06 WIB

Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

Rabu, 23 September 2026 - 17:34 WIB

Munjirin Buka Pembekalan 250 ASN Jaktim yang Akan Memasuki Masa Pensiun 2028–2029

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan

Rabu, 23 September 2026 - 12:31 WIB

Kuasa Hukum Pelapor Kecewa, Dr. Andi: Penyidik Polrestabes Medan Lamban dan Tidak Profesional Tangani Laporan Hansen Wijaya

Selasa, 22 September 2026 - 21:15 WIB

Judi Diduga Buka 24 Jam di Tandem, Siapa EKA P yang Disebut sebagai Humas?

Selasa, 22 September 2026 - 21:09 WIB

IKADIN Bela Imunitas Advokat dalam Menjalankan Tugas Profesi

Selasa, 22 September 2026 - 15:13 WIB

Kalapas Pujiono Pimpin Razia Skala Besar Bersama APH, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar Nihil HP dan Narkoba

Berita Terbaru

Uncategorized

POLRES KARO GELAR SYUKURAN HARI JADI LALU LINTAS ke-71

Kamis, 24 Sep 2026 - 23:08 WIB

Nasional

Temuan Ombudsman Dipertanyakan, DPP LPPI Jangan Mangada-ngada

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:35 WIB