Keras! DPP LIPPI Sebut Pernyataan Saiful Mujani Berpotensi Makar, Dorong Aparat Tangkap

TIME INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 17:04 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 08/04/2026 | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) melontarkan kecaman keras terhadap pernyataan Saiful Mujani yang dinilai secara terang-terangan membangun narasi provokatif dan berbahaya bagi keutuhan negara.

Ketua Umum DPP LIPPI, Dedi Siregar, menegaskan bahwa setiap seruan yang mengarah pada upaya “menggulingkan” Presiden Prabowo Subianto yang sah adalah bentuk tindakan serius yang tidak bisa dianggap sebagai bagian dari kebebasan berpendapat.

“Ini bukan lagi kritik dalam demokrasi. Ini sudah masuk kategori provokasi terbuka yang mengarah pada tindakan makar. Pernyataan seperti ini berpotensi besar merusak stabilitas nasional, mengganggu ketertiban umum, dan mengancam kedaulatan negara,” tegas Dedi.
DPP LIPPI menilai bahwa narasi yang disampaikan di ruang publik secara terbuka dengan menyerukan penggulingan pemerintahan yang sah merupakan tindakan yang melanggar prinsip dasar konstitusi dan demokrasi Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada ruang dalam demokrasi untuk ajakan menjatuhkan pemerintahan secara inkonstitusional. Jika ada ketidakpuasan, salurkan melalui mekanisme hukum dan politik yang sah, bukan dengan provokasi yang bisa memecah belah bangsa,” lanjutnya.

Lebih lanjut, DPP LIPPI mendesak aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan kajian serta langkah tegas terhadap pernyataan tersebut agar tidak menjadi preseden buruk di tengah masyarakat.

“Kami meminta aparat bertindak tegas. Negara tidak boleh kalah oleh narasi-narasi provokatif yang berpotensi mengganggu keamanan nasional,” ujar Dedi.
DPP LIPPI juga mengingatkan seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk tidak terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang berpotensi menimbulkan instabilitas politik dan konflik sosial.

“Pemuda Indonesia harus berdiri di garda terdepan menjaga persatuan, bukan justru terseret dalam arus agitasi yang merusak tatanan negara,” tutupnya.
(Rilis Resmi DPP LIPPI)

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia

Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim
Stop Framing AHY! Publik Nilai Tuduhan yang Dikaitkan dengan SPPG Tidak Berdasar
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Stop Kaitkan Kasus Hukum KITAS-KITAP Silmy Karim Dengan Yasonna Laoly
Narasi Lempar Tanggung Jawab Itu Keliru, Menteri Agus Justru Bertindak Tegas
Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi
Disdikbud Takalar Raih Penghargaan Juara Ke 2 Tingkat Nasional Hardiknas 2026 
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Mengenal Diana Putri Amelia: Anggota DPRA Termuda yang Tempa Karakter Wakil Rakyat Lewat Olahraga Menembak

Senin, 8 Juni 2026 - 13:54 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WIB

Bunda Illiza, Tunjukkan Mental Harimaumu untuk Penegakan Syariat Islam di Banda Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 10:31 WIB

JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik

Senin, 27 April 2026 - 23:02 WIB

SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terimakasih Kepada Presiden atas Program Makan Gratis dan Siap Menampung 1000 Santri

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:40 WIB

Oknum Mencatut Nama Ketua PWI Aceh untuk Modus Permintaan Uang, Masyarakat Diminta Waspada

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:46 WIB

Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru