Polres Aceh Tenggara Dipuji, Yahdi Hasan Ramud: Bukti Nyata Lindungi Masyarakat

TIME INDONESIA

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 19:42 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (13/4/2026) – Di tengah derasnya arus peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan, secercah harapan muncul dari Aceh Tenggara. Sepanjang tahun ini, jajaran Polres Aceh Tenggara kembali menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkoba. Keberhasilan demi keberhasilan dalam menggagalkan upaya penyelundupan dan menangkap para pengguna menjadi bukti nyata komitmen aparat penegak hukum di wilayah tersebut. Apresiasi pun mengalir dari berbagai pihak, salah satunya dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Yahdi Hasan Ramud, M.Kom., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi VII DPRA.

Yahdi Hasan menilai, langkah tegas yang diambil Kapolres AKBP Yulhendri beserta jajaran Satres Narkoba, Satintelkam, dan Satreskrim merupakan bentuk perlindungan konkret terhadap masyarakat Aceh Tenggara. Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan sekadar capaian institusi, melainkan juga cerminan konsistensi dalam menjalankan mandat negara. “Langkah tegas yang dilakukan Kapolres AKBP Yulhendri beserta Satres Narkoba, Satintelkam, dan Satreskrim patut kita apresiasi. Ini merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat Aceh Tenggara,” ujar Yahdi Hasan dalam keterangannya.

Pemberantasan narkoba di Aceh Tenggara, menurut Yahdi, sejalan dengan misi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menekankan, upaya ini merupakan mandat langsung dari kepala negara yang harus dijalankan tanpa kompromi. Dalam pandangannya, keberhasilan Polres Aceh Tenggara adalah bagian dari komitmen menjaga stabilitas nasional, dimulai dari tingkat daerah. “Polres Aceh Tenggara telah bekerja sesuai dengan koridor yang diperintahkan Presiden dan selaras dengan keinginan masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen besar dalam menjaga stabilitas nasional dari tingkat daerah,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi terhadap kinerja Polres Aceh Tenggara juga datang dari berbagai elemen masyarakat. Tokoh adat, pemuka agama, hingga para orang tua di Aceh Tenggara menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras aparat yang telah berupaya maksimal menekan peredaran narkoba. Mereka menilai, keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada keamanan wilayah, tetapi juga memberikan rasa aman dan optimisme bagi masa depan generasi muda. Banyak orang tua yang merasa lebih tenang, terutama dalam menjaga anak-anak mereka dari bahaya narkoba. Di sisi lain, generasi muda Aceh Tenggara mendapat pesan kuat bahwa negara hadir dan tidak akan membiarkan masa depan mereka dirusak oleh zat adiktif.

Fakta di lapangan menunjukkan, peredaran narkoba di Aceh Tenggara memang menjadi ancaman serius. Wilayah ini, yang berbatasan langsung dengan beberapa provinsi lain, kerap menjadi jalur transit bagi para pelaku kejahatan narkotika. Tidak jarang, aparat harus berhadapan dengan jaringan yang terorganisir dan memiliki modus operandi yang kian canggih. Namun, di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri, Polres Aceh Tenggara mampu membongkar sejumlah kasus besar, mulai dari pengungkapan jaringan pengedar hingga penangkapan pengguna di berbagai kecamatan. Operasi yang digelar secara rutin dan terukur, didukung oleh kerja sama lintas satuan, menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka peredaran narkoba di wilayah hukum setempat.

Dampak dari upaya pemberantasan ini tidak hanya dirasakan oleh aparat penegak hukum, tetapi juga oleh masyarakat luas. Yahdi Hasan menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Ia mengingatkan, narkoba adalah ancaman laten yang tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial dan nilai-nilai agama yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Aceh. “Kami berharap penegakan hukum ini dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Hal ini sangat krusial karena menyangkut Program Pemerintah Aceh dalam memperkuat ketahanan sosial, terutama dalam melindungi generasi muda,” tegas Yahdi.

Apresiasi juga diberikan atas keberanian dan dedikasi para anggota kepolisian yang kerap menghadapi risiko besar dalam menjalankan tugas. Tidak jarang, mereka harus berhadapan langsung dengan jaringan pengedar yang nekat dan berbahaya. Namun, semangat untuk menjaga Aceh Tenggara tetap bersih dari narkoba menjadi motivasi utama. Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung dan bekerja sama dengan aparat, melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, serta aktif dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, memiliki nilai-nilai agama dan budaya yang kuat. Namun, ancaman narkoba tetap mengintai, merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Yahdi Hasan mengingatkan, jangan pernah memberi ruang bagi para pengedar. Generasi muda harus diselamatkan agar tatanan sosial dan nilai-nilai agama tetap terjaga. “Jangan beri ruang bagi pengedar. Generasi muda kita harus diselamatkan agar tatanan sosial dan nilai-nilai agama di bumi Serambi Mekkah tetap terjaga dari pengaruh zat adiktif yang merusak ini,” pungkasnya.

Keberhasilan Polres Aceh Tenggara dalam memberantas narkoba menjadi inspirasi bagi daerah lain. Namun, perjuangan belum usai. Tantangan ke depan masih besar, terutama dalam menghadapi jaringan yang terus beradaptasi dengan berbagai cara. Diperlukan komitmen berkelanjutan, baik dari aparat, pemerintah, maupun masyarakat, untuk memastikan Aceh Tenggara tetap menjadi wilayah yang aman dan bersih dari narkoba. Di tengah segala keterbatasan, harapan tetap menyala, bahwa generasi muda Aceh akan tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang sehat, bermartabat, dan berdaya saing tinggi. (RED)

Berita Terkait

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Kian Dipertanyakan, Anggaran Negara Puluhan Miliar Diduga Tidak Sejalan dengan Kondisi Irigasi yang Cepat Rusak
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap
Sigap di Tengah Bencana, Personel Polsek Lawe Sigala-gala Bantu Warga Melintas di Lokasi Banjir Bandang
Patroli Malam Polres Aceh Tenggara, Wujud Nyata Hadirnya Polisi Jaga Keamanan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
Wartawan di Aceh Tenggara Dianiaya, Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Terlibat dan Didesak Segera Ditahan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:56 WIB

TMMD Ke-128 di Abdya Terus Ngebut, Pembukaan Jalan Gunung Cut Tembus 93 Persen

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:21 WIB

Kisah Haru di Gunung Cut: Rumah Reot Pasutri Lansia Direhab Jadi Hunian Layak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:24 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Perindah Mushola Lewat Aksi Karya Bhakti

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:25 WIB

Program TMMD ke-128 Kodim Abdya Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sanitasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Satgas TMMD Abdya Lanjutkan Pemasangan Atap, Rehab RTLH Capai 85 Persen

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:44 WIB

Satu Unit MCK Rampung Dibangun Satgas TMMD Kodim Abdya di Tangan-Tangan

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:24 WIB

Jumat Berkah Kodim Abdya Sasar Pengguna Jalan dan Petugas Kebersihan di Blangpidie

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:22 WIB

Dua Alat Berat Dikerahkan, Satgas TMMD Abdya Genjot Pembukaan Jalan

Berita Terbaru

Uncategorized

Semangat Gotong Royong Warnai Rehab RTLH TMMD Kodim 0110/Abdya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:48 WIB