Takalar Raih Terbaik III Pengendalian Inflasi, Terima Insentif Fiskal Rp1 Miliar

Husaini nappu

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:53 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar,Timeindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung regional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, Kabupaten Takalar sukses menyabet predikat Terbaik III untuk kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kabupaten. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen kuat jajaran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Sebagai ganjaran atas rapor hijau tersebut, Kabupaten Takalar diganjar hadiah dana insentif fiskal senilai Rp1 miliar dari pemerintah pusat. Suntikan dana segar ini diserahkan langsung dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5/2026). Acara bergengsi tersebut dihadiri oleh jajaran kepala daerah se-Regional Sulawesi serta pemangku kebijakan strategis lainnya.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang hadir menyerahkan langsung penghargaan tersebut, menjelaskan bahwa apresiasi ini tidak diberikan secara sembarangan. Pemerintah pusat melakukan evaluasi ketat terhadap empat bidang krusial di daerah. “Dimulai di bidang penanganan pengangguran, kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, dan satu lagi creative financing,” urai Tito dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Mendagri menegaskan bahwa insentif fiskal ini merupakan stimulus nyata agar para kepala daerah tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi belaka. Pemerintah daerah dituntut untuk melahirkan inovasi dan memperlihatkan kinerja konkret yang berdampak langsung pada kantong dan dapur masyarakat. Penghargaan ini menjadi pembeda antara daerah yang pasif dan daerah yang bergerak progresif.

Bagi Kabupaten Takalar, pengakuan di tingkat regional ini menjadi validasi atas efektivitas serangkaian intervensi pasar yang telah dilakukan selama ini. Melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan, pemerintah daerah dinilai berhasil menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju lonjakan harga bahan pokok yang kerap menjadi hantu menakutkan bagi perekonomian warga.

Namun, di balik eforia prestasi dan kucuran dana segar Rp1 miliar ini, tantangan nyata justru baru saja dimulai. Angka inflasi yang dinamis menuntut pemerintah daerah untuk tidak cepat berpuas diri. Publik kini menanti bagaimana dana insentif tersebut akan dialokasikan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar benar-benar menyentuh akar rumput, bukan sekadar menjadi pemanis di atas kertas laporan keuangan.

Capaian membanggakan ini diharapkan mampu melecut motivasi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Takalar untuk terus menggenjot performa pelayanan publik. Penghargaan Terbaik III ini harus menjadi batu loncatan strategis demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Takalar secara menyeluruh. (Haris ombel)

Berita Terkait

Publik Desak Kementerian PU Buka Dasar Adendum dan Desak BPKP Atau BPK Turun Kelokasi Proyek SR di Takalar 
Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum
Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka
Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum
Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan
Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir
Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah
Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:41 WIB

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:48 WIB

Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:36 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru