Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

TIME INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:52 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Aceh Tenggara, 13 Juni 2026 — Seorang putri daerah asal Kabupaten Aceh Tenggara berhasil menembus babak grand final ajang pemilihan Duta Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) 2026 yang diselenggarakan di Malang, Jawa Timur. Ia adalah Joyce Christine Hutauruk, putri yang pernah tumbuh dan menjalani masa kecil di Desa Pulolatong, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara. Ajang prestisius ini diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang di seluruh Indonesia, menjadikan capaian tersebut istimewa bagi dirinya maupun bagi daerah asalnya.

Bagi masyarakat Tanoh Alas Metuah, keberhasilan Joyce melaju hingga grand final bukan sekadar soal prestasi akademik atau keberanian tampil di panggung nasional. Di mata warga, langkahnya mencerminkan kemampuan generasi muda Aceh Tenggara untuk bersaing dan berdiri sejajar dengan putra-putri terbaik dari daerah lain. Joyce dipandang sebagai representasi bahwa anak-anak yang bertumbuh di kampung-kampung pelosok pun memiliki peluang yang sama untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Pemilihan Duta FILKOM UB selama ini dikenal sebagai ajang bergengsi di lingkungan kampus, karena tidak hanya menguji kemampuan intelektual, tetapi juga kepribadian, kepemimpinan, komunikasi, serta kepedulian sosial para pesertanya. Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.500 orang, proses seleksi berlangsung ketat sebelum akhirnya menyisakan sejumlah grand finalis, termasuk di antaranya Joyce. Predikat grand finalis ini membuat namanya kini ikut menjadi sorotan, bukan hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di kampung halamannya di Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons capaian itu, beredar sebuah ajakan terbuka kepada masyarakat Aceh Tenggara untuk memberikan dukungan penuh kepada Joyce. Ajakan tersebut disebarkan melalui berbagai platform digital dan pesan berantai. Seruan itu dibuka dengan sapaan hangat kepada “saudara-saudara masyarakat Aceh Tenggara di mana pun berada” dan mengajak semua pihak sejenak menyatukan hati, pikiran, dan doa untuk mendukung putri daerah yang sedang berjuang membawa nama baik Tanoh Alas di kancah nasional.

Dalam ajakan itu ditegaskan bahwa keberhasilan Joyce mencapai babak grand final bukan semata kebanggaan pribadi maupun keluarga, melainkan kebanggaan kolektif seluruh masyarakat Aceh Tenggara. Tulisan tersebut menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa anak-anak Tanoh Alas Metuah memiliki kemampuan, kecerdasan, keberanian, dan daya saing yang mampu berdiri sejajar dengan putra-putri terbaik bangsa. Ketika seorang anak daerah melangkah ke panggung yang lebih besar, demikian ditegaskan, sesungguhnya ia tidak berjalan sendirian karena ada doa orang tua, dukungan sahabat, serta semangat kampung halaman yang mengiringinya.

Ajakan itu juga menekankan pentingnya persatuan. Masyarakat Aceh Tenggara, warga Kutacane, para perantau “Agara” di berbagai daerah di Indonesia, hingga masyarakat Aceh secara umum, diajak untuk mengesampingkan perbedaan dan bersatu dalam satu semangat: mendukung putri daerah agar meraih hasil terbaik. Penulis seruan itu menggambarkan keberhasilan Joyce kelak bukan hanya sebagai kemenangan seorang individu, tetapi sebagai kemenangan Aceh Tenggara, kemenangan yang memperkenalkan bahwa dari bumi Tanoh Alas Metuah lahir generasi generasi hebat yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Secara lebih konkret, ajakan tersebut mengimbau masyarakat untuk memberi dukungan melalui berbagai saluran digital yang disediakan panitia. Dukungan diminta diwujudkan dengan memberikan tanda suka (like), membagikan (share), dan menyebarluaskan informasi mengenai keikutsertaan Joyce di pemilihan Duta FILKOM UB 2026. Setiap bentuk dukungan itu diharapkan menjadi tambahan semangat bagi perjuangan Joyce, sekaligus menjadi bukti bahwa Aceh Tenggara berdiri di belakang putra-putri terbaiknya.

Di dalam seruan yang sama, identitas kolektif sebagai satu keluarga besar Tanoh Alas kembali ditekankan. Masyarakat Aceh Tenggara diajak menunjukkan diri sebagai komunitas yang menjunjung tinggi persaudaraan, menghargai setiap prestasi, dan selalu hadir mendampingi generasi muda yang berjuang. “Ketika satu putri Aceh Tenggara berjuang, maka seluruh masyarakat Aceh Tenggara berdiri di belakangnya memberikan dukungan,” demikian salah satu pesan yang disebarkan dan kini banyak dikutip kembali di berbagai kanal komunikasi warga.

Ajakan itu kemudian dirangkaikan dengan seruan kebanggaan dan penyebutan identitas Aceh Tenggara, Tanoh Alas Metuah, sebagai rumah besar bersama. Ungkapan seperti “Satu hati, satu semangat, satu kebanggaan untuk Aceh Tenggara” digunakan untuk menegaskan bahwa dukungan kepada Joyce bukan hanya soal ajang pemilihan duta kampus, melainkan juga tentang upaya memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan diri kolektif masyarakat daerah.

Seruan tersebut ditutup dengan doa agar perjuangan Joyce memperoleh ridha Allah SWT dan berujung pada hasil terbaik yang membanggakan. Nama Joyce kembali disebut sebagai putri daerah yang diharapkan mampu membawa pulang kebanggaan bagi Aceh Tenggara. Bagi banyak warga, apa pun hasil akhir pemilihan Duta FILKOM UB 2026, langkah Joyce mencapai grand final sudah menjadi penanda bahwa dari sudut Tanoh Alas Metuah, generasi muda siap tampil dan berkontribusi di panggung nasional.

FERNANDO. H

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani
Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Lepas Personel Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Aceh Tenggara Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Hadir di Rakor TNGL, Abi Hasan Tegaskan: “Jaga Hutan Iya, Tapi Sejahterakan Juga Rakyat yang Menjaganya!”
Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas
Polisi Bersama Masyarakat: Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Polres Kuat, Wujudkan Polri yang Profesional dan Responsif

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:55 WIB

WUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN ASRI KAPOLSEK BERSAMA KANITRES POLSEK TIGABINANGA PIMPIN PELAKSANAAN GREEN POLICING

Jumat, 6 November 2026 - 15:39 WIB

POLSEK LAUBALENG HADIRI RAPAT KOORDINASI BAHAS PENANGGULANGAN KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI

Jumat, 6 November 2026 - 06:20 WIB

Awali Pekan dengan Apel Pagi, Karutan Labuhan Deli Ajak Jajaran Bangun Kepedulian dan Integritas.

Jumat, 6 November 2026 - 06:18 WIB

Perkuat Sistem Pengamanan, Rutan Labuhan Deli Ikuti Zoom Meeting Evaluasi dan Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan

Jumat, 6 November 2026 - 06:13 WIB

Bukan Sekadar Menghijaukan, Rutan Labuhan Deli Hadirkan Produktivitas Lewat Hidroponik

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Jelang Hari Bakti Kemenimipas ke- 2, Kanwil Ditjenpas Riau, Salurkan Bantuan Sosial Ke Panti Asuhan Al-Ikhlas

Kamis, 5 November 2026 - 16:51 WIB

Sepiring Nasi, Sejuta Kepedulian: Dapur Umum GRIB Jaya Medan Terus Ringankan Beban Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 16:15 WIB

DISAMBAR PETIR DI PERSAWAHAN TIGA ORANG WARGA MENINGGAL DUNIA POLSEK MARDINDING HIMBAU WARGA AGAR TETAP WASPADA DI SAAT CUACA HUJAN

Berita Terbaru