MEDAN
Hijrah bukan tentang menjadi manusia yang langsung sempurna, tetapi tentang keberanian meninggalkan masa lalu demi meraih ridha Allah.
Itulah perjalanan yang kini ditempuh Roni Patinasarani. Dengan hati yang tulus, ia memilih kembali mendekat kepada Sang Pencipta, meyakini bahwa setiap ujian adalah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.
“Allah tidak pernah membenci hamba yang ingin kembali. Justru karena Allah sayang kepada kita, Dia memberi kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Baginya, hijrah adalah awal dari kehidupan baru yang dipenuhi ketenangan, harapan, dan keyakinan bahwa pintu ampunan Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh bertaubat.
Kisah Roni menjadi pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri.
Masa lalu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pelajaran agar langkah ke depan lebih bermakna.
Semoga perjalanan hijrahnya menginspirasi banyak orang untuk kembali mendekat kepada Allah, sebelum waktu yang diberikan benar-benar berakhir.
Semoga Allah SWT menguatkan setiap langkah hijrah dan menerima setiap taubat hamba-Nya. Aamiin.(***)

































