Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 14:55 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GP Al Washliyah), H.Saibal Putra, menyayangkan sekaligus membantah keras penilaian Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, yang menyebut pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai sinyal “pasang kuda-kuda” atau manuver memecah belah koalisi pemerintahan demi Pilpres 2029.

Menurut Saibal, pandangan tersebut sangat tendensius, memojokkan, dan gagal menangkap esensi nilai-nilai kebangsaan yang sedang disampaikan oleh AHY.

Berikut poin-poin penegasan atas tuduhan tersebut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan AHY adalah Edukasi Demokrasi, Bukan Syahwat Politik
Apa yang disampaikan oleh AHY mengenai kekuasaan yang memiliki batas waktu dan pergantian kepemimpinan yang damai adalah sebuah refleksi historis sekaligus edukasi politik yang sehat bagi bangsa. Menilai refleksi tersebut sebagai ambisi personal atau sinyal “poros Cikeas” untuk mendahului kontestasi merupakan kesimpulan yang terlalu dipaksakan dan bernada politis.

Komitmen Mengawal Pemerintahan Tetap Solid
Tuduhan bahwa AHY atau Demokrat tidak ikut bertanggung jawab di dalam internal kabinet adalah keliru. Hingga saat ini, Partai Demokrat dan seluruh jajaran kader di pemerintahan tetap bekerja total dan fokus membantu menyukseskan program-program strategis pemerintahan Prabowo-Gibran. Mengingatkan hakikat demokrasi tidak berarti mengurangi komitmen kerja nyata di dalam satu kapal pemerintahan.

Jangan Membatasi Narasi Kebangsaan demi Ketakutan Kompetisi
Sangat tidak sehat jika setiap ruang pemikiran dan pidato kebangsaan tokoh muda langsung dicurigai sebagai ancaman rivalitas menuju 2029. Justru di tengah situasi yang menantang ini, pemikiran kritis dan pengingat moral atas nilai demokrasi sangat dibutuhkan agar pemerintahan tetap berjalan di koridor yang berpihak kepada rakyat.

“Kami meminta semua pihak, khususnya elit parpol koalisi, untuk menjaga kedewasaan dalam berpolitik. Jangan cepat merasa gerah atau melempar tuduhan miring hanya karena ada tokoh yang mengingatkan esensi pembatasan kekuasaan dan kedaulatan rakyat. Demokrat tetap berada di garis depan mendukung pemerintahan, namun hak bersuara untuk merawat demokrasi tidak boleh dibungkam,” tegas Saibal. (*)

Berita Terkait

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih Dukung Kapolri Bongkar Tuntas Jaringan Narkotika di Balik 1,1 Ton Sabu di Aceh
Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil dalam Momentum Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Berjalan Damai
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Kembali Menyapa Masyarakat, Ini Pesan Bijak Letkol Wira tentang Kebahagiaan Sejati
Bupati Takalar Perjuangkan Program Tiga Kali Panen, Jemput Langsung Dukungan Irigasi Pompa ke Kementan
Bupati Takalar Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Kedapatan Simpan Diduga Sabu dan Ekstasi di Dompet, Pengunjung Rutan Kelas I Medan Diamankan

Berita Terbaru