Pemkab Takalar Perkuat Sektor Pertanian Lewat Bantuan Mesin Pengering Berkapasitas Besar

Husaini nappu

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:50 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR // Timeindonesia.com — Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian lokal. Langkah nyata ini diwujudkan dengan menghadirkan sarana pascapanen berupa mesin pengering (dryer) jagung berkapasitas 10 ton per hari demi menunjang kebutuhan para petani di daerah tersebut.

 

Kepala DTPHPKP Takalar, Parawansa, menjelaskan bahwa realisasi bantuan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan Kementerian Pertanian. Komunikasi aktif tersebut dilakukan demi memperjuangkan fasilitas pascapanen yang memadai bagi kelompok tani dalam mengelola hasil bumi mereka secara lebih efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saat ini, dua unit fasilitas pengering yang terdiri atas dryer jagung berkapasitas 10 ton per hari dan dryer padi berkapasitas 30 ton per hari telah memasuki tahap akhir pembangunan. Fasilitas jagung tersebut diperuntukkan bagi Kelompok Tani Massamaturu di Kecamatan Mangarabombang serta Kelompok Tani Makmur di Kecamatan Sanrobone guna mempermudah proses pengeringan pascapanen.

 

Selain unit yang hampir rampung, Pemkab Takalar juga segera menerima tambahan satu unit dryer jagung berkapasitas 10 ton per hari yang telah selesai berkontrak pada bulan ini. Dengan tambahan usulan yang sedang berjalan, total empat unit mesin pengering ditargetkan siap beroperasi tahun ini untuk memperkuat ekosistem pertanian di berbagai wilayah Takalar.

 

Melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pusat ini, Pemkab Takalar berharap para petani dapat menjaga kualitas produksi secara mandiri serta mendongkrak nilai ekonomi mereka. Penguatan fasilitas dari hulu hingga hilir ini diyakini mampu membawa sektor pertanian Takalar tumbuh lebih produktif dan menyejahterakan masyarakat luas.

( Haris ombel )

Berita Terkait

Maksimalkan Digitalisasi Kabid Diskominfo-SP Takalar Pimpin Rapat Bersama Tim Humas Via WA Vidio Call
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terbesar di Indonesia Bakal Dibangun di Takalar 
SATLANTAS POLRES KARO GELAR RAZIA GABUNGAN DIOPERASI SADAR PAJAK KENDARAAN BERMOTOR
The First Impression Is a Room, Not a Reel
Bupati Takalar Daeng Manye Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Disiplin ASN dan Mutasi Sebagai Penyegaran Organisasi
HUT TNI KE-81 FORKOPIMDA KARO BUAT KEJUTAN SAMBANGI MARKAS TNI
Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu
*Tanggap Krisis Kekeringan, PMI Salurkan Bantuan Air Bersih Terpusat di Dusun Turikale Desa Laikang*

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi dengan KPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Jelang Musda X DPD Partai Golkar, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sterilisasi dan Kesiapan Pengamanan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Polisi Bersama Masyatakat, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Polisi Meupep-Pep, Edukasi Keselamatan di Pagi Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:34 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Bersama Forkopimda dalam Semangat Kebersamaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Usai Upacara HUT ke-81 TNI, Kapolres Aceh Tenggara Beri Kejutan Penuh Makna untuk Kodim 0108/Agara

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Retribusi Proyek BUMN di Aceh Tenggara Dipertanyakan, Pengusaha Quarry Soroti Potensi Pendapatan Daerah yang Tak Tertagih PT Nawi Sekedang Group mengaku patuh memenuhi kewajiban sesuai ketentuan. Mereka mempertanyakan mengapa masih ada potensi retribusi daerah yang disebut tidak dapat dipungut pemerintah.

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Personel Babul Makmur Sampaikan Imbauan Karhutla Saat Sawe Kede Kopi

Berita Terbaru