Bioetanol Bukan Ancaman, Tapi Solusi — Seruan Hijau dari Riswan Siahaan

TIME INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 15:12 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sejumlah isu yang berhembus di publik belakangan ini menyebut adanya pencampuran etanol 10 persen (E10) pada bahan bakar yang diklaim menyebabkan kerusakan kendaraan. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak tepat. Faktanya, hanya produk Pertamax Green milik Pertamina yang saat ini menggunakan campuran etanol 5 persen (E5), dan rencana pemerintah baru akan menaikkan kandungan etanol menjadi 10 persen secara bertahap sesuai kesiapan infrastruktur dan standar mesin kendaraan.

Aktivis Riswan Siahaan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menegaskan bahwa kebijakan Pertamina menambahkan etanol dalam bahan bakar adalah langkah progresif dalam mendukung transisi energi nasional. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas bahan bakar, serta mendorong penggunaan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.

“Dalam konteks transisi energi, Pertamina dan pemerintah sedang berupaya keluar dari ketergantungan pada energi fosil. Penambahan etanol bukanlah ancaman, melainkan solusi menuju energi yang lebih bersih dan berdaulat,” tegas Riswan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengatur penggunaan campuran bioetanol 5 persen (E5) pada bensin, dan ke depan akan ditingkatkan menjadi 10 persen (E10). Kebijakan ini merupakan bagian dari roadmap besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus memperkuat ekonomi berbasis pertanian melalui pemanfaatan tebu, singkong, dan bahan baku etanol lokal.

Riswan mengakui, kebijakan ini memang menghadapi sejumlah tantangan — mulai dari harga produksi, kesiapan infrastruktur, hingga penerimaan pasar. Namun, menurutnya, inovasi yang dilakukan Pertamina bersama pemerintah adalah langkah strategis yang dapat memperkuat posisi bioetanol sebagai energi masa depan.

“Sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Brasil, dan Uni Eropa — termasuk Prancis, Jerman, serta Inggris — telah lebih dulu mengadopsi kebijakan bahan bakar berbasis etanol secara masif. Indonesia tidak boleh tertinggal,” ujarnya.

Dengan mengadopsi standar internasional, Indonesia kini menempatkan diri sebagai bagian dari peta energi global yang berorientasi pada keberlanjutan. Hadirnya BBM dengan campuran etanol menjadi tanda nyata bahwa negeri ini bersiap menempuh jalur energi yang lebih hijau, bersih, dan berkeadilan.

“Oleh karena itu, keberhasilan pemerintah dalam kebijakan baru di sektor energi ini harus didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia. Transisi energi bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama untuk masa depan yang lebih lestari,” tutup Riswan.

Berita Terkait

Sekjen PWI Laskar Sabilillah, Dukung Polri Sukseskan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri 1447 H
Jadikan Ruang Publik Pusat Kebersamaan, Kapolda Sumbar Tuai Apresiasi DPP LPPI
Bupati Labusel Genap 1 Tahun, Himlab Jakarta: Arah Kebijakan dan Pembangunan Berpihak pada Rakyat
Berkah Ramadhan, Kedai Mamah Manjakan Pelanggan dengan Micro Cinema dan Lumpia Ikonik Semarang
HIMLAB Raya Jakarta Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel Tunjukkan Progres Positif dan Terukur
PW GPA DKI Jakarta Ingatkan KPF Profesional dan Tak Bangun Opini Negatif ke TNI
Strategi Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Insentif per Hari untuk SPPG dinilai Sangat Tepat dan Efisien
GOISTO Luncurkan BEST, Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Guru

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:46 WIB

Sekda Takalar Safari Ramadhan,serahkan bantuang di Mesjid Nurul Masyaariq  

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:47 WIB

Jalin komunikasi dan menjaga silaturahmi dengan media, komandan kodim 1426 Takalar adakan Buka bersama. 

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:47 WIB

Jalin komunikasi dan menjaga silaturahmi dengan media, komandan kodim 1426 Takalar adakan Buka bersama.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:29 WIB

Dinas Pendidikan Takalar Serahkan Kunci TK Kartika XX-6 Kepada Ketua Yayasan Kartika Kodim 1426 Takalar 

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:27 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1426-01/Polut Pendampingan Panen Padi

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:12 WIB

POLSEK MARDINGDING SOSIALISASIKAN PENERIMAAN TARUNA AKPOL BINTARA DAN TAMTAMA POLRI 2026 KEPADA PELAJAR SMA DI WILAYAHNYA

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:12 WIB

Daeng Manye Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan Korban Banjir

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:02 WIB

KAPOLRES TANAH KARO BERI ARAHAN KEPADA BHAYANGKARI TEKANKAN DUKUNGAN DAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Berita Terbaru

GAYO LUES

Warga Temukan Mayat di Pajak Pagi, Polisi Lakukan Identifikasi

Minggu, 8 Mar 2026 - 17:55 WIB

error: Content is protected !!