Sinergitas Polri dan Masyarakat Bahu Membahu Bangun “Jembatan Merah Putih Presisi” di Sungai Mandau

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 14:35 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK – Semangat gotong royong terpancar jelas di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau. Bukan sekadar pembangunan fisik, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat adalah kunci dalam membangun daerah, terutama di tengah kondisi infrastruktur yang sebelumnya sangat memprihatinkan.

​Sebelum renovasi ini menyentuh tanah Muara Kelantan, kondisi jembatan di wilayah tersebut berada dalam status sangat membahayakan. Kayu-kayu penyangga yang lapuk dan struktur yang sudah tidak stabil membuat setiap langkah warga di atasnya menjadi taruhan nyawa. Setiap harinya, masyarakat—mulai dari petani hingga anak-anak sekolah—terpaksa melintasi akses yang rusak tersebut dengan rasa cemas, mempertaruhkan keselamatan mereka demi menyambung hidup dan pendidikan.

​Dibawah arahan Polres Siak, Kapolsek Sungai Mandau bersama personel Satgas Jembatan Merah Putih Presisi turun langsung ke lapangan. Tidak sendirian, mereka membaur bersama personel BKO Brimob, Tim 1011, dan yang paling utama: masyarakat setempat yang mendambakan rasa aman saat melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Renovasi tahap II ini difokuskan pada dua titik vital yang sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran Warga,
Jembatan Menuju Kilang Padi, akses utama penopang ekonomi dan ketahanan pangan warga yang sebelumnya nyaris terputus.
Jembatan Menuju SDN 009 Muara Kelantan,akses utama bagi para penerus bangsa. Sebelumnya, para siswa harus berjuang melewati jembatan rusak yang mengancam keselamatan mereka hanya untuk menuntut ilmu.

​”Ini bukan hanya tentang semen dan besi, tapi tentang bagaimana kita membangun harapan. Kami melihat sendiri bagaimana sebelumnya warga dan anak-anak sekolah harus bertaruh nyawa di jembatan yang rusak. Melalui renovasi ini, kami ingin memastikan mereka bisa melintas dengan rasa aman tanpa rasa takut jatuh atau terperosok lagi,” ujar Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH, SIK, MH saat dikonfirmasi.

Pemandangan di lokasi menunjukkan keakraban yang kental. Petugas kepolisian yang biasanya berseragam lengkap, kini tampak mahir memegang mesin las, menggerinda besi UNP, hingga mengayunkan kuas cat bersama warga. Transformasi jembatan dari kayu lapuk yang berbahaya menjadi struktur kokoh berbahan besi UNP 80 dan besi beton berkualitas menjadi jawaban atas keresahan warga selama ini.

​Dukungan alat yang lengkap, mulai dari mesin las hingga pengecatan ulang dengan warna khas “Merah Putih”, diharapkan membuat jembatan ini tidak hanya kokoh, tetapi juga memiliki daya tahan lama.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan aksesibilitas meningkat,Perjalanan menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi menjadi lebih lancar dan Cepat, ​keamanan terjamin,menghilangkan trauma warga terhadap kondisi jembatan lama yang rapuh dengan struktur baru yang jauh lebih kuat.

​Sinergitas Polri-Masyarakat memperkuat hubungan emosional antara Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan warga binaannya.

​Dengan rampungnya tahap II ini, Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol kemanunggalan Polri dengan rakyat di Kabupaten Siak dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.(sir)

Berita Terkait

HBH Akbar Masyarakat Melayu Indonesia, Bertekad Besarkan dan Majukan Melayu
Ahli Agraria : Aturan Penyerahan 20 Persen Tanah Belum Jelas dan tidak Dapat Dilakukan Tanpa ada Ganti Rugi dari Negara
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan, Tegaskan Evaluasi Kamtibmas Pasca Aksi Ricuh
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi
Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 22:09 WIB

HBH Akbar Masyarakat Melayu Indonesia, Bertekad Besarkan dan Majukan Melayu

Senin, 13 April 2026 - 21:38 WIB

Ahli Agraria : Aturan Penyerahan 20 Persen Tanah Belum Jelas dan tidak Dapat Dilakukan Tanpa ada Ganti Rugi dari Negara

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”

Senin, 13 April 2026 - 05:16 WIB

Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan, Tegaskan Evaluasi Kamtibmas Pasca Aksi Ricuh

Minggu, 12 April 2026 - 20:17 WIB

Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi

Minggu, 12 April 2026 - 08:56 WIB

Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Sabtu, 11 April 2026 - 22:15 WIB

Terima Kasih Pak Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Telah Diangun Nya Jembatan Merah Putih Di Kulim, Bentuk Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Masyarakat.

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WIB

Terimakasih Polsek Kulim Atas Respon Cepat Menindak Lanjuti Laporan Masyarakat Melalaui Layananan Darurat 110

Berita Terbaru