Bupati Takalar : Promosi Digital Jadi Kunci Majukan 7 Destinasi Wisata Unggulan Takalar

Husaini nappu

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:43 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timeindonesia.com – Bupati Takalar Daeng Manye, menyampaikan bahwa langkah awal Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mengembangkan tujuh destinasi wisata unggulan adalah memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat seluas-luasnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. sabtu (11/7/2026)

Hal tersebut di ungkapkan Bupati Takalar saat menyaksikan Penandatanganan Komitmen Bersama dalam Akselerasi Percepatan pengembangan 7 Destinasi Wisata Unggulan Takalar, di tempat wisata Parialau Jumat 10 juli 2026.

Menurut Daeng Manye, promosi menjadi kunci untuk menarik minat wisatawan sebelum pemerintah melengkapi berbagai fasilitas pendukung di kawasan wisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah memperkenalkan dulu daerah ini kepada masyarakat sebanyak-banyaknya. Bukan hanya di Takalar atau Sulawesi Selatan, tetapi sampai ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri. Semakin banyak orang mengenal Takalar, semakin besar peluang mereka datang berkunjung,” kata Daeng Manye.

Ia menjelaskan, promosi dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan media sosial. Pemerintah mengajak ASN, PPPK, komunitas, pelaku wisata, hingga masyarakat umum untuk ikut mempromosikan destinasi wisata melalui WhatsApp, TikTok, Facebook, Instagram, dan berbagai platform digital lainnya.

“Kami mengajak semua pihak menjadi duta promosi. Semakin banyak yang membagikan keindahan wisata Takalar di media sosial, semakin luas pula jangkauan promosi yang kita dapatkan,” ujarnya.

Meski demikian, Daeng Manye mengakui fasilitas di sejumlah destinasi wisata masih perlu dibenahi. Karena itu, pemerintah berkomitmen meningkatkan kenyamanan pengunjung dengan melengkapi sarana pendukung seperti toilet, musala, area kuliner, akses jalan, hingga fasilitas umum lainnya.

“Kami menyadari fasilitas yang ada masih belum memadai. Karena itu, pemerintah memiliki komitmen untuk terus melakukan pembenahan agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung,” jelasnya.

Terkait penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Unggulan, Daeng Manye mengatakan langkah tersebut menjadi bentuk sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata.

Menurutnya, Dinas Pariwisata bertindak sebagai koordinator dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta pemerintah kecamatan.

“Semua menandatangani komitmen sebagai bentuk kolaborasi. Setiap OPD memiliki tugas sesuai kewenangannya untuk mendukung pengembangan destinasi wisata, sementara para camat menggerakkan masyarakat agar ramah terhadap wisatawan, menjaga keamanan, kebersihan, dan ikut mendukung kemajuan pariwisata di wilayahnya masing-masing,” tutur Daeng Manye.

Ia optimistis, melalui kolaborasi lintas sektor serta dukungan masyarakat, pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan di Kabupaten Takalar akan semakin cepat sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (Haris ombel) 

Berita Terkait

Bupati Daeng Manye Bersama Kepala BPN Nusron Wahid Teken LP2B, Takalar Teguhkan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Pujian Ibu Titiek Soeharto Mencerminkan Keberhasilan Agus Andrianto Membangun Pemasyarakatan Produktif
Copot Kabalai, Kasatker dan PPK !! Proyek 29 Milyar T.A 2025 BBWS Pompengan Je’neberang Bermasalah (Berita MPI)
Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan
Gelar Pemantapan Pengurus, DPC Apdesi Merah Putih Takalar Momentumkan Semangat Hijrah 1 Muharram 1448 H
Takalar Dilirik Australia, Kerja Sama Riset Rumput Laut dan Pengembangan Teknologi Siap Digagas
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:56 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:12 WIB

Mobil BUMDes Kembali ke Desa, Anwar Titip Pesan untuk Kemajuan Pasir Belo

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:27 WIB

“Tanda Tangan Disiasati, Uang Rakyat Diduga Dikorup! Skandal JADUP Siperkas Kian Membara

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:55 WIB

Inspektorat dan DPMK Tegaskan Program Ketahanan Pangan–Stunting 2025 Wajib Dilaksanakan, LSM Desak APH Selidiki Dugaan Fiktif di Teladan Baru

Kamis, 20 November 2025 - 00:20 WIB

Tak Ada Gerak, Tak Ada Jawaban, Mahasiswa Desak Kejari: Usut Korupsi atau Kami Duduki Kantor!

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:08 WIB

Pencurian Terus Terjadi, Warga Desa Sikalondang Minta Aparat Segera Bertindak

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 00:33 WIB

Surat Terbuka kepada Kepala Desa: Ketika Pemuda Lupa Batas dan Warga Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:47 WIB

Kebebasan Pers Dipertaruhkan di Subulussalam, Setelah Wartawan Diteror dan Rumahnya Diintimidasi

Berita Terbaru