Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

TIME INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:38 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Ibukota Jakarta, Ekonomi di Indonesia Hancur Hancuran dibalik Rupiah ditindas Dollar yang melambung tinggi sehingga menimbulkan
Dilema yang dipikul beban nilai RUPIAH yang terus melemah mendorong semua harga jual barang apapun naik tak terkendali.

Teror beragam mengguncang keamanan Negara Indonesia dengan di mulai dari kelangkaan beberapa barang dan mahalnya harga bila barang ada stoknya. Hal ini pasti menjadi beban bagi urat jantung ekonomi yang serius. Dampak pisicologis menurunnya nilai rupiah memaksa para pelaku usaha tenggelam traumatik lemahnya daya beli. Kebangkrutan makin meluas menciptakan kesenjangan sosial yang paling buruk.

Masukan buat yth Bapak H. Prabowo Subianto dunia Dollar telah menindas habis Rupiah yang semangkin terpuruk mengancam perekonomian di berbagai bidang sektor perekonomian dinegeri kita Indonesia ini karena berbagai hal tentunya membuat Dolar menindas rupiah yang semangkin terpuruk membuat perekonomian di Indonesia morat marit yang menjadi korban adalah rakyat Indonesia yang klasifikasi ekonomi sederhana miskin akan bertebaran bertambah banyak jumlah bahkan ancaman kelaparan orang miskin akan mengancam stabilitas keamanan dimana mana dikawatirkan untuk itu kiranya perlu yth Bapak Haji Prabowo Subianto presidenku presidenku presiden kita semua merumuskan mencari akar sekaligus selisih agar rupiah tidak anjlok di tindas dollar permasalahan masalah ini dengan para menteri penasehat staf ahli pakar ekonomi “, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia dikantornya bilangan Cijantung Jakarta 6/6/2026 via telpon selulernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyayangkan kondisi krisis berat saat ini tidak menggerakkan instrumen Nasional dan para elit terbaik pakar ekonomi untuk menyelamatkan perahu besar bernama NKRI

Dolar amerika mencabik cabik kepercayaan seluruh masyarakat kepada pemangku kekuasaan ekonomi saat ini. Di biarkan dampak besar terjadi seperti tsunami datang dengan kuatnya tampa ada alarm peringatan dan pemberitahuan. Prof Sutan Nasomal SH MHmelihat bahwa para pakar keamanan Negara Indonesia seperti tidak berfungsi dan mampu para pakar ekonomi memperbaiki nilai rupiah.

Apakah Asal Bapak Senang laporan dan informasi yang selalu diterima humas istana negara dan para pembantu presidennya.

Sehingga FAKTA sebenarnya tidak diterima.

Melihat eropa telah melaksanakan berbenah besar besaran di ikuti negara China agar tidak hancur terhantam dampak global kehancuran ekonomi. Masing masing memperkuat kekuatan negaranya agar tidak hancur. Tetapi seperti tertidur pulas para ahli dikenegaraan terbius oleh ivoria.

Membangun INDONESIA agar menjadi negara yang kuat selama 80 tahun ini bisa hancur dalam sekejap karena di cabik cabik oleh ketergantungan dengan Dolar Amerika. Maka patut di ingatkan serta meminta Presiden RI untuk hati hati.
Angka dolar saat ini tidak bisa mengamankan Negara Indonesia.

Apakah INDONESIA masih ada di tahun 2027 di pertanyakan masyarakat atau sudah berpindah tangan ke pihak yang bermain catur dalam perang global saat ini dan tentu ada pemenangnya.

Prof Dr Sutan Nasomal menghimbau kepada Presiden RI agar menjalankan ilmu keseimbangan dan kemanusiaan karena saat ini sudah sangat dalam kesulitan seluruh masyarakat menengah kebawah. Akibat salah arah dan salah keputusan pihak pemegang kekuatan politik saat ini. Kemiskinan menjadi bukti nyata gagalnya sang pemimpin.

Dari warung kecil yang sepi di ambang bangkrut dan tutup. Tetesan keringat masyarakat miskin meminta kebijaksanaan presiden RI.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS. (*)

Berita Terkait

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir
Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah
Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur
Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait
Misteri Rp600 Juta di Rekening BK, Saharuddin: Saya Hanya Meminjam Rekening dan Menarik Semua Dana dalam Dua Tahap
Bupati Takalar : Promosi Digital Jadi Kunci Majukan 7 Destinasi Wisata Unggulan Takalar
Bupati Daeng Manye Bersama Kepala BPN Nusron Wahid Teken LP2B, Takalar Teguhkan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Pujian Ibu Titiek Soeharto Mencerminkan Keberhasilan Agus Andrianto Membangun Pemasyarakatan Produktif

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:32 WIB

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:07 WIB

Danrem 052/Wijayakrama Terima Brevet Kehormatan Setia Waspada Paspampres, Perkuat Sinergi Pengamanan VVIP dan Stabilitas Ibu Kota

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:22 WIB

Mayor Tek Mohamad Agung Akhadiat Mengukir Prestasi Kelas Strategis Jepang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:01 WIB

Perkuat Komitmen Berantas Narkotika, Kalapas Binjai Hadiri Puncak Peringatan HANI 2026 Secara Daring

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:58 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Pimpin Sertijab Kalapas Tebing Tinggi, Perkuat Tata Kelola Organisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:10 WIB

Polresta Malang Kota Bagikan 600 Porsi Makan Gratis dan Layanan Cek Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:18 WIB

DPC GRIB Jaya Kota Medan Bersama PAC GRIB Jaya Medan Baru Gelar Jumat Berkah, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:59 WIB

Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!

Berita Terbaru