Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, Polda Riau Dorong Rehabilitasi 1.000 Hektare Mangrove

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAGIRI HILIR –

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau kembali menjangkau wilayah pesisir. Kali ini, ekspedisi menyambangi Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/8/2026), dengan membawa misi kemanusiaan sekaligus pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wamen PPA/TPPO Veronica Tan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Bupati Indragiri Hilir Herman, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Sosiolog Robertus Robet, serta sejumlah pejabat dan tokoh lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan tiba di Kuala Selat dan disambut jajaran Forkopimda, masyarakat serta anak-anak sekolah.
Kuala Selat menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi. Sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat di wilayah tersebut tercatat terdampak abrasi pada 2021.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako Ekspedisi Merah Putih Presisi, bantuan ketinting, serta matching grants kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau dan penanaman mangrove.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan ikhtiar menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir sekaligus menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara. Kita datang membawa kepedulian sekaligus bergerak bersama mencari solusi,” kata Herry.

Menurutnya, abrasi bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan erat dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat.

“Ketika pesisir tergerus, yang kita pertaruhkan bukan hanya tanah. Ada kebun masyarakat, sumber penghidupan dan masa depan generasi berikutnya. Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya,” ujarnya.

Dorong Rehabilitasi Mangrove hingga 1.000 Hektare

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut pemulihan lingkungan di Kuala Selat sejalan dengan semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi yang turut didorong Kapolri.

Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan rehabilitasi mangrove dilakukan dalam skala besar di kawasan terdampak abrasi.

“Ekspedisi Merah Putih Presisi yang juga dipromosikan oleh Kapolri itu adalah dengan cara memulihkan lingkungan. Daerah di sini memang sangat membutuhkan sentuhan pemulihan lingkungan yang luar biasa besar,” katanya.

Jumhur berkomitmen mendorong penanaman mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi, dengan harapan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.

“Saya berkomitmen untuk ikut memastikan penanaman mangrove 500 hektare di tempat yang terabrasi. Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare untuk ditanam di wilayah ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” ujarnya.

Menurut Jumhur, program tersebut juga berpotensi menciptakan green jobs bagi masyarakat. Pemulihan lingkungan, kata dia, tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi mencakup pembibitan hingga pemeliharaan mangrove selama tiga tahun.

“Jadi bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai pemeliharaan itu teranggarkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan honor untuk pemeliharaan selama tiga tahun,” katanya.

Ia menegaskan, program tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digerakkan Kapolda Riau di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Ini tindak lanjut dari gerakan Ekspedisi Merah Putih yang dilakukan Kapolda di Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Mudah-mudahan membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya.

Akses Pesisir Jadi Tantangan
Kondisi geografis Kuala Selat menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan. Dari Mako Polsek Kateman menuju kawasan terdampak abrasi, rombongan harus menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer atau 45 hingga 60 menit menggunakan speedboat.

Sejumlah jalur perairan sangat dipengaruhi kondisi pasang-surut. Sementara itu, kawasan pantai memiliki karakteristik lumpur dengan kedalaman yang dapat mencapai lutut hingga paha.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyasar wilayah pesisir, terluar, serta kawasan yang memiliki keterbatasan akses.
Melalui ekspedisi tersebut, Polda Riau membawa misi kebangsaan, kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hingga ke berbagai wilayah di Riau.

Di Kuala Selat, semangat tersebut diwujudkan bukan hanya dengan membawa Merah Putih dan bantuan bagi masyarakat, tetapi juga melalui komitmen pemulihan kawasan pesisir dalam skala besar.

Penanaman mangrove diharapkan menjadi benteng alami dalam menghadapi abrasi sekaligus membuka manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan di kawasan pesisir.
(AVID/rel)

Berita Terkait

Takalar Jadi Pusat Peresmian Dapur MBG 3T, Bupati Daeng Manye: Ini Sebuah Kebanggaan
Kasus BMW Terkesan Didiamkan, Korban Merasa Dibohongi Minta Polisi Tegakkan Keadilan
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir
Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB
Bukan Mainan atau Jajanan: Cerita Khansa, Murid SD yang Memilih Menyimpan Bahagia untuk Orang Lain
Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih
Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan Angkat Bicara Terkait Buntut Kasus Keracunan Massal Siswa Di Berastagi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu

Senin, 28 September 2026 - 22:42 WIB

PD II KB FKPPI Sumut Resmi Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MUNAS XI FKPPI 2026

Senin, 28 September 2026 - 05:40 WIB

Bupati Takalar Launching SI PATROL, Inovasi Digital untuk Tingkatkan Responsivitas Pelayanan Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Pemerintah Kabupaten Takalar MoU Dengan PT Taspen 

Minggu, 27 September 2026 - 19:31 WIB

Eksekutif dan Legislatif Takalar Sepakati KUA-PPAS 2026 dan Serahkan Dokumen Perubahan APBD

Minggu, 27 September 2026 - 19:19 WIB

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, Pemkab Takalar Siapkan “1 Desa 1 Pemuda”

Minggu, 27 September 2026 - 19:14 WIB

Dorong Swasembada Pangan Nasional, Gubernur Sulsel Salurkan Traktor Roda Empat untuk Petani Takalar

Kamis, 24 September 2026 - 23:08 WIB

POLRES KARO GELAR SYUKURAN HARI JADI LALU LINTAS ke-71

Berita Terbaru