Abdya – Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) mulai merealisasikan Program TNI AD Manunggal Air dengan membangun lima titik sumur bor di Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh.
Hingga saat ini, progres kumulatif pekerjaan telah mencapai sekitar 4 persen.
Pengerjaan sumur bor yang resmi dimulai pada Rabu (15/7) ini dilaksanakan secara bertahap di dua kecamatan. Tiga titik berada di Kecamatan Tangan-Tangan, masing-masing di Desa Padang Bak Jok, Desa Ie Lhob, dan Desa Drien Jalo. Sementara dua titik lainnya berlokasi di Kecamatan Blangpidie, yakni di Desa Lhung Tarok dan Desa Seunaloh.
Program TNI AD Manunggal Air tidak hanya berfokus pada pembangunan sumur bor dalam (deep well), tetapi juga meliputi pemasangan pompa air, pembangunan menara penampungan (water tower), hingga jaringan perpipaan yang akan mengalirkan air bersih ke rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.
Komandan Kodim 0110/Aceh Barat Daya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., mengatakan program tersebut dilaksanakan oleh pihaknya sebagai perpanjangan tangan komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, kami (TNI AD) melalui Program Manunggal Air hadir untuk membantu menyediakan akses air bersih, khususnya bagi wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan,” kata Rana, dalam keterangannya.
Menurut dia, pembangunan dilakukan dengan mengutamakan kualitas agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami terus melakukan pengawasan di setiap tahapan pekerjaan agar hasilnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kami juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparatur desa, dan masyarakat yang ikut menyukseskan pelaksanaan program ini,” ujarnya.
Rana berharap, keberadaan lima sumur bor tersebut nantinya mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan.
“Program ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan rakyat. Semoga setelah selesai nanti, masyarakat dapat menikmati manfaatnya secara berkelanjutan,” tutur Rana.
Dandim Abdya menandaskan pihaknya menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan, mulai dari pengeboran sumur, pemasangan pompa, pembangunan menara air hingga jaringan perpipaan, dapat diselesaikan sesuai jadwal agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. **

































