Tim Trauma Healing Mabes Polri turun ke Palembayan, Agam, untuk membantu memulihkan korban pascabencana.

TIME INDONESIA

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 02:45 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Agam-Sumbar, – Tim Trauma Healing Mabes Polri turun memberikan pendampingan terhadap para warga di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan untuk membantu pemulihan para korban pascabencana banjir bandang. Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Brigjen Nina Febri Linda, AKBP Novian Susilo dan sejumlah Polwan Polda Riau, di Posko Bencana di SMP Negeri 3 Pelambayan, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam.

Brigjen Nina menyampaikan bahwa kedatangannya ke lokasi bertujuan untuk memulihkan kondisi psikis dan membangkitkan semangat para korban, terutama anak-anak yang trauma pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, kita perlu membangkitkan kembali semangatnya, kepercayaan dirinya, rasa takutnya. Itu menjadi tugas kami dan di sini sudah ada Posko dari Polda Riau,” kata Brigjen Nina.

Total ada 78 anak yang diberikan treatment dan asessment oleh Tim Trauma Healing. Menurutnya, ada beberapa titik yang perlu diberikan sentuhan langsung oleh Tim Trauma Healing.

“Semoga dalam waktu yang singkat ini, dan seterusnya kita dapat kembali membangkitkan semangat dan dapat kembali ke rumahnya untuk melaksanakan aktivitasnya dan semoga tidak terjadi lagi di wilayah Sumatera Barat,” katanya.

Sementara itu, AKBP Novian menyampaikan kegiatan trauma healing dilakukan dengan beberapa metode untuk mengembalikan keceriaan anak-anak.

“Kami hadir untuk mengembalikan psikologi, keceriaan dan semangat mereka agar ceria dan bergembira bersama,” ujar Novian.

Dalam kegiatan ini, tim trauma healing bermain permainan tradisional anak-anak seperti petak umpet, permainan yang melatih konsentrasi, congkak, mewarnai, drama boneka tangan dan lain sebagainya.

Sementara ibu-ibu mendapatkan konseling kelompok dan individual, serta edukasi dan pembelajaran serta edukasi coping positif.

Sebagai informasi, coping positif adalah upaya aktif untuk mengelola stres melalui pikiran dan perilaku yang sehat, adaptif, serta konstruktif untuk menjaga integritas diri.

Di akhir kegiatan, Tim Trauma Healing memberikan bantuan berupa snack untuk anak-anak dan peralatan shalat.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Publik Desak Kementerian PU Buka Dasar Adendum dan Desak BPKP Atau BPK Turun Kelokasi Proyek SR di Takalar 
Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum
Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka
Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum
Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan
Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir
Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah
Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:51 WIB

Perkuat Pengawasan Perbatasan, Bea Cukai Langsa dan Imigrasi Gelar Patroli Laut Terpadu di Pesisir Timur Aceh

Jumat, 7 November 2025 - 20:39 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, SEMMI dan Abulyatama Cabang Langsa Curahkan Kepedulian Berbagi Jum’at Berkah!”

Berita Terbaru