Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

TIME INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 15:53 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA || – Presidium Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (FRONTAL) Jawa Timur, Tito Ahmad, mendorong adanya penataan ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan dengan memperhatikan kesejahteraan para pengemudi.

Menurutnya, persoalan besaran potongan komisi aplikator menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah dan perusahaan aplikator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito menyampaikan bahwa, driver online menghadapi berbagai beban operasional di tengah penerapan potongan komisi yang dinilai cukup tinggi. FRONTAL Jawa Timur mendorong agar potongan komisi aplikator dapat dikurangi hingga maksimal 10 persen sehingga pendapatan yang diterima mitra pengemudi dapat lebih proporsional dengan biaya operasional yang dikeluarkan.

“Kami berharap pemerintah dan perusahaan aplikator dapat memperhatikan kondisi para pengemudi. Penataan transportasi online perlu dilakukan secara adil agar keberadaan driver sebagai mitra dapat terlindungi dan kesejahteraannya meningkat,” ujar Tito melalui keterangannya, Rabu (2/9).

Selain persoalan potongan komisi, Tito mendorong adanya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah, perusahaan aplikator, dan komunitas pengemudi dalam menyelesaikan berbagai persoalan transportasi online. Menurutnya, penyampaian aspirasi perlu dilakukan secara konstruktif dengan mengedepankan dialog serta tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Tito juga mengajak seluruh driver dan komunitas transportasi online di Jawa Timur, untuk menjaga situasi tetap kondusif dalam menyampaikan aspirasi. FRONTAL Jawa Timur, kata dia, siap mendorong penyampaian aspirasi secara tertib, damai dan bertanggung jawab sehingga kepentingan pengemudi dapat diperjuangkan tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami ingin persoalan yang dihadapi driver dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog. Pemerintah, aplikator dan pengemudi harus bersama-sama membangun ekosistem transportasi online yang sehat, transparan, berkeadilan dan berkelanjutan,” tutup Tito. (Red).

Berita Terkait

Irigasi DI Pamukkulu Takalar Kembali Terhenti, Subkon Sebut Pembayaran Material dan Upah Menunggak
Prof Sutan Nasomal : Tembak Mati Dan Tak Boleh Lepas Dari Hukum. Indonesia Di Serbu Menjadi Pasar Narkoba Dari WN Malaysia
Bupati Takalar Daeng Manye, Letakkan Batu Pertama Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke
Drs. Muhammad Rusli, M.M. Sampaikan Ucapan HUT RI ke-81, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Semangat Kemajuan
Fakta Mengejutkan di Balik Putusan Bebas Terdakwa Dugaan Pelecehan Seksual 
BASRI LEWAIMANG RESMI DITETAPKAN DPO NARKOTIKA
Takalar Peringati Hari HUT RI ke-81 Digelar Lapangan Makkatang Daeng Sibali Takalar

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:11 WIB

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji

Sabtu, 5 September 2026 - 15:08 WIB

Diduga Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Ekshumasi Jenazah Hj. Mini Dg Jime

Kamis, 3 September 2026 - 20:01 WIB

Istri Boby Santana Sembiring Bantah Informasi Soal Transaksi Sewa HP di Rutan Kelas I Medan

Kamis, 3 September 2026 - 06:40 WIB

Bupati Takalar Daeng Manye, Letakkan Batu Pertama Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Bupati Takalar Launching SI PATROL, Inovasi Digital untuk Tingkatkan Responsivitas Pelayanan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Pengamat Civil Society Dedi Siregar Puji Polres Cimahi Gandeng Ojol Perkuat Keamanan Wilayah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Bupati Takalar Gandeng Bank BTN, Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Pemuda Lintas Iman Apresiasi Program Pembinaan di Rutan Kelas I Medan

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:51 WIB