TAKALAR// Timeindonesia.com – Guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan sejak dini, UPT SMP Negeri 2 Mappakasunggu menggelar aksi “Jumat Bersih” massal di seluruh area sekolah pada Jumat (13/6/2026). Kegiatan gotong royong ini terasa istimewa dan penuh semangat karena dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Syahrir, S.Pd., yang turun ke lapangan berbaur bersama para guru, staf, dan ratusan siswa.
Sejak pagi hari, suasana sekolah yang berlokasi di Kabupaten Takalar ini tampak berbeda dari biasanya. Berbekal sapu, tempat sampah, dan alat kebersihan lainnya, seluruh warga sekolah menyisir setiap sudut ruang kelas, halaman, hingga area selokan. Gerakan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, asri, dan kondusif bagi tumbuh kembang akademis siswa.
Kepala UPT SMPN 2 Mappakasunggu, Syahrir, S.Pd., mengungkapkan bahwa keterlibatan langsung pihak manajemen sekolah merupakan bentuk edukasi melalui keteladanan.
Menurutnya, karakter peduli lingkungan tidak bisa hanya diajarkan di dalam kelas berupa teori, melainkan harus dipraktikkan secara nyata agar melekat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi para generasi muda.
“Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas penjaga sekolah. Jika lingkungan sekolah bersih, atmosfer belajar tentu akan menjadi lebih nyaman, sehat, dan memotivasi siswa untuk mengukir prestasi,” ujar Syahrir di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, kegiatan ini mendapat respons positif sekaligus catatan berimbang dari pengamat pendidikan setempat. Meski aksi gotong royong seperti ini sangat efektif untuk membangun kerja sama dan karakter siswa, tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi agar budaya bersih ini tetap terjaga setiap hari, bukan hanya saat ada momentum atau gerakan terjadwal saja.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa Jumat Bersih kali ini juga menjadi langkah awal dari evaluasi sistem pengelolaan sampah internal mereka. SMPN 2 Mappakasunggu berencana mengintegrasikan program pemilahan sampah organik dan anorganik yang berkelanjutan, sehingga dampak dari aksi bersih-bersih ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini ditutup dengan sesi diskusi ringan dan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Dengan wajah-wajah lelah namun puas, seluruh warga sekolah berhasil menyulap wajah UPT SMPN 2 Mappakasunggu menjadi lebih segar dan siap menyambut aktivitas pembelajaran yang lebih sehat ke depannya. ( Haris ombel)

































