Bulog Sumut Pastikan 52,17 Juta Kg Beras Aman sebagai Cadangan Strategis Pangan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:07 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —

Ketersediaan beras dalam jumlah besar yang tersimpan di gudang Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan tetap terjaga, terutama ketika terjadi kondisi darurat.

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menegaskan bahwa pengelolaan stok dalam jumlah besar merupakan mandat pemerintah melalui kebijakan pemupukan stok, bukan aktivitas penimbunan untuk kepentingan komersial maupun keuntungan pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Budi, cadangan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai bantalan pangan yang sewaktu-waktu dapat digunakan ketika daerah menghadapi bencana, gangguan distribusi, kondisi kahar (force majeure) maupun situasi luar biasa lainnya.

“Pemerintah memang ditugaskan untuk menyimpan pangan. Masyarakat sering menyebutnya menimbun, padahal bagi kami istilahnya adalah pemupukan stok. Stok ini memang ditahan dalam jumlah tertentu untuk menghadapi kondisi yang tidak terduga, seperti bencana alam,” ujar Budi di Medan, Kamis (20/8/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan stok cadangan tidak dilakukan secara bebas oleh Bulog. Setiap pengeluaran beras dari cadangan strategis harus berdasarkan penugasan atau mandat pemerintah sesuai kebutuhan dan kondisi yang dihadapi.

Pengalaman Sibolga-Tapteng Jadi Pelajaran

Pentingnya keberadaan cadangan pangan tersebut, kata Budi, dapat dilihat dari pengalaman ketika wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) sempat mengalami isolasi akibat bencana.

Saat itu, akses transportasi darat terputus akibat longsor, sementara jalur laut juga sulit digunakan karena kondisi gelombang tinggi. Terputusnya jalur distribusi kemudian memicu kepanikan masyarakat hingga terjadi panic buying dan tekanan terhadap ketersediaan pangan.

Dalam situasi tersebut, stok yang berada di gudang utama Bulog bahkan habis diambil masyarakat secara paksa. Namun, kondisi itu tidak serta-merta membuat pasokan pangan berhenti.

Bulog masih memiliki cadangan sekitar 800 ton yang ditempatkan di luar gudang utama. Cadangan inilah yang kemudian menjadi penopang distribusi pangan sekaligus membantu operasional dapur umum bagi masyarakat terdampak.

“Waktu itu, stok di gudang utama habis diambil paksa. Tetapi kami masih memiliki stok cadangan di luar gudang sebanyak 800 ton. Stok itulah yang kami salurkan untuk membantu menghidupkan dapur-dapur umum, termasuk jatah 300 gram per kepala setiap hari,” jelasnya.

Budi menambahkan, strategi ketahanan pangan Bulog tidak hanya berkaitan dengan jumlah beras yang disimpan, tetapi juga mencakup mitigasi risiko dan penerapan contingency plan untuk memastikan cadangan tetap tersedia ketika jalur distribusi mengalami gangguan.

Aspek ketahanan infrastruktur gudang pun menjadi perhatian, termasuk desain bangunan dan konstruksi lantai yang dibuat lebih tinggi untuk mengantisipasi risiko banjir maupun bencana lainnya.

Selain menghadapi potensi bencana di dalam negeri, pemupukan stok juga menjadi langkah antisipatif terhadap dinamika global, termasuk kemungkinan terganggunya rantai pasok pangan akibat situasi geopolitik dan perubahan kebijakan negara-negara eksportir.

52,17 Juta Kg Beras Disiapkan untuk Masyarakat

Di sisi lain, Bulog Sumut terus menjalankan fungsi pelayanan pangan masyarakat melalui berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan.

Saat ini, Bulog Sumut mengelola stok beras sebanyak 52.177.680 kilogram yang dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan 1.739.256 jiwa penerima bantuan pangan di Sumatera Utara.
Setiap penerima sesuai ketentuan program mendapatkan alokasi 30 kilogram beras secara gratis.

Penyaluran bantuan tersebut terus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan daerah, data penerima dan mekanisme distribusi yang telah ditetapkan pemerintah.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah berjalan di sembilan kabupaten/kota, yakni Deli Serdang, Tebing Tinggi, Asahan, Mandailing Natal, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Nias Utara, Karo dan Pakpak Bharat.
Untuk wilayah lainnya di Sumatera Utara, Bulog masih melakukan tahapan persiapan dan sosialisasi lanjutan, termasuk menyesuaikan data serta teknis penyaluran bantuan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bulog untuk memastikan cadangan pangan tidak hanya aman secara kuantitas, tetapi juga dapat digerakkan secara tepat ketika masyarakat membutuhkan.

Dengan demikian, keberadaan stok besar di gudang Bulog bukan sekadar angka persediaan. Stok tersebut merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan, menghadapi risiko bencana, mengantisipasi gangguan pasokan serta memastikan masyarakat tetap memperoleh pangan ketika kondisi normal maupun darurat.(AVID/rel)

Berita Terkait

SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG
Kuasa Hukum Minta Propam Polres Padang Sidimpuan Serius Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Aiptu DWS
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian 813 Karyawan
Mantan Deputi Menpora Inpektur Upacara Bendera HUT RI DPW IMO Indonesia Sumut
Dandim Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Walikota Medan
GKPS Resort Teladan Galang Dana Rumah Dinas Pendeta, John Dukungan Maruli Siahaan Diapresiasi
‎M. Arif Tanjung Gelar Baksos HUT ke-81 RI, Puluhan Abang Becak Terima Sembako

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Prestasi Pendidikan Aceh Tenggara Makin Diperhitungkan, Piagam Nasional Diborong di HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Semangat Kemerdekaan, Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Mapolres

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Putra-Putri Terbaik Aceh Tenggara, Paskibraka Resmi Dikukuhkan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Hadir di Tengah Masyarakat Desa Lembah Alas

Berita Terbaru