Harapan Seorang Anak, Amarah Sebuah Keluarga: Dugaan Penipuan Kowad Berujung Laporan Polisi

TIME INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:03 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Bosan menunggu janji-janji manis Mhd Safrizal alias Rizal Kucir, alias Rizal Jambang, alias Rizal Sound, alias Rizal RT, alias Rizal Bimtek, akhirnya Senin tanggal 2 Februari 2026 secara resmi akan dilaporkan ke Polda Sumatera Utara dan korban (Febi) juga bakal mengirimkan surat terbuka kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, untuk meminta keadilan.

Sebagaimana diketahui, awak mula permasalahan ini berawal pada tahun 2023 tepatnya bulan Juli. Mhd Safrizal atau akrab disapa Rizal, pria kelahiran Patumbak, 23 Desember 2025, yang berdomisili di Gang Rambutan, Komplek Griya Melati Indah, Kelurahan Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, tersebut menjanjikan bisa meluluskan Febi sebagai prajurit TNI khususnya di Kowad. Namun faktanya, Febi tidak lulus masuk Kowad, malah hampir setengah miliar menyerahkan uang kepada Safrizal.

Hingga kini 31 Januari 2026, Mhd Safrizal alias Rizal masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan ini dan mengembalikan uang Febi yang sudah diterimanya dengan dalil-dalil yang menjamin bahwa Febi bakal lulus masuk Kowad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, Mulya Koto yang diketahui adalah orang pertama yang memperkenalkan Mhd Safrizal alias Rizal kepada keluarga Febi dan tentunya disaksikan oleh Mardianto yang merupakan paman Febi, mengatakan melalui pesan singkat WhatsApp-nya, “Saya udah berusaha membujuk Rizal dan menelepon Rizal agar bertanggung jawab atas apa yang sudah terjadi, yaitu mengembalikan setengah miliar kurang lebih uang keluarga Febi karena jelas Rizal berbohong kepada kami semuanya. Namun untuk kesekian kalinya hampir empat bulan kami tidak menerima uang dari Rizal sebagaimana mestinya 25 juta per bulannya. Bahkan saya sendiri banyak berkorban uang dan barang untuk menutupi janji-janji palsunya Safrizal alias Rizal tersebut.”

“Berita udah naik dan viral, sepertinya Rizal terkesan sepele dan nggak bertanggung jawab. Kemarin tanggal 13 Januari 2026 Rizal datang ke rumah saya dan memohon untuk dibantu agar masalah ini tidak melebar ke mana-mana, lalu menceritakan kondisinya yang sedang tidak berdaya,” ungkap Mulya Koto malam 31 Januari 2026.

Mulya Koto menambahkan bahwa Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) adalah korps khusus prajurit wanita di TNI AD yang dibentuk sebagai wujud kehadiran perempuan dalam dunia militer. Walaupun banyak yang mengira tugas Kowad identik dengan pekerjaan administrasi, kenyataannya peran mereka cukup luas, terutama dalam:
Misi kemanusiaan, seperti evakuasi dan bantuan korban bencana.
Operasi bantuan kemanusiaan internasional.
Penanganan kekerasan berbasis gender dan anak.
Tugas-tugas non-tempur yang tetap menuntut disiplin dan kesiapan militer penuh.

Secara historis, pembentukan Kowad terinspirasi dari perjuangan pahlawan perempuan Indonesia. Hari jadi Kowad diperingati setiap 22 Desember, bertepatan dengan Hari Ibu. Ini menunjukkan bahwa negara mengakui kontribusi perempuan bukan hanya di bidang sosial dan keluarga, tetapi juga di bidang pertahanan. Karena statusnya prajurit TNI penuh, bukan staf sipil, wajar bila syarat masuk Kowad dirancang ketat. Setiap calon taruni dianggap akan memegang senjata negara, menjalankan perintah dinas, dan siap ditempatkan di mana saja dalam kondisi apa pun. Oleh karena itu, wajar saja Febi yang merupakan keluarga mantan eks Partai Komunis Indonesia murka kepada Safrizal alias Rizal karena mengecewakan mereka yang sangat menginginkan anaknya lulus menjadi prajurit TNI khususnya di Kowad.

Sebelum menutup konfirmasinya, Mulya Koto mengatakan Safrizal alias Rizal ini terlihat lihai dan seperti mempunyai ilmu kasihan agar kami semuanya diam dan menurut apa saja katanya, karena hampir tiga tahun Rizal terlihat kebal hukum. Beritanya sudah naik media skala nasional meskipun belum kami laporkan. Bahkan istrinya Rizal, Ratih Syafitri, seperti sudah diajari caranya menanggapi saya jika menghubunginya, dengan dalil-dalil seolah-olah hubungan mereka tidak baik-baik saja dan ujungnya diblokir.

“Saya rasa Mhd Safrizal alias Rizal harus diproses hukum dan saya juga pengen lihat siapa di belakangnya, biar saya melakukan demo di Istana Presiden agar laporan kami tanggal 2 Februari 2026 langsung diatensi dan Polda Sumatera Utara menggunakan cek pos keberadaan sebenarnya Safrizal alias Rizal yang juga berseteru dengan salah satu oknum polisi berpangkat Ipda berinisial R di Polda Sumatera Utara. Dan saya akan bekerja sama untuk memenjarakannya, karena keluarga Febi juga akan menyurati Istana Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI,” pungkas Mulya Koto dengan nada geram. (*)

Berita Terkait

Pemerhati Anak dan Perempuan Vera Hutauruk: Jadikan Saudara dan Anak Pertama sebagai Panutan dalam Membangun Keharmonisan Keluarga
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah
Praktisi Hukum M. Hidayat Hasibuan Soroti Proses Penetapan Tersangka, Minta Penyidikan Berjalan Sesuai KUHAP
Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Tinjau Pergantian 10 Titik Tiang di Jalan Ampera, Respons Cepat Keluhan Warga
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Kasus PTPN IV Cot Girek, Akademisi USK Dorong Dialog Permanen dan Penegakan Hukum
Lampos Hutauruk Kembali Borong Dagangan Mie Hun, Tebar Kepedulian untuk Warga Blok 6 Helvetia
Kakanwil Ditjenpas Sumut Laksanakan Monitoring Tiga UPT, Perkuat Disiplin Pegawai dan Optimalisasi Program Pembinaan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:41 WIB

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:48 WIB

Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:36 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru