Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:42 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA

Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggelar Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan semangat dan harapan bagi anak-anak yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Kegiatan yang mengusung semangat tema HAN 2026, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang, Selasa (21/7), serta diikuti secara virtual oleh anak binaan dari seluruh LPKA di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana hangat terasa ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyapa para anak binaan layaknya seorang ayah kepada anak-anaknya.

Kehadiran keduanya disambut penampilan marawis, pertunjukan angklung, hingga penampilan band yang membawakan lagu ciptaan Dudung berjudul Ayo Ngopi

Selain berdialog, Agus dan Dudung juga meninjau berbagai fasilitas pembinaan di LPKA Tangerang, mulai dari ruang kelas, perpustakaan dan PKBM, ruang keterampilan kerja, dapur, hingga bengkel praktik.

Menimipas Agus Andrianto menegaskan setiap anak binaan memiliki potensi dan masa depan yang tetap harus diperjuangkan.

“Mereka memiliki talenta. Mudah-mudahan mereka dapat mengambil hikmah dari proses pembinaan ini sehingga ketika kembali ke masyarakat mampu berkontribusi dan ikut memajukan Indonesia,” ujar Agus.

la juga mengingatkan agar masa pembinaan dimanfaatkan sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Jadikan waktu di LPKA sebagai bekal untuk masa depan. Ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam membina mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala KSP Dudung Abdurachman menegaskan negara tidak pernah meninggalkan anak-anak yang sedang menjalani pembinaan.

“Negara hadir untuk memberikan semangat kepada kalian. Semua orang pernah melakukan kesalahan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana bangkit dan memperbaiki diri,” ujar Dudung.

la berpesan agar para anak binaan tidak terus terjebak pada masa lalu.

“Jangan terus menoleh ke belakang. Jalani hari ini dengan sebaik-baiknya. Masa depan kalian masih cerah. Milikilah cita-cita, optimisme, dan harapan karena masa depan harus diperjuangkan,” pesannya.

Wakil Gubernur Banten R. Achmad Dimyati Natakusumah yang turut hadir juga menekankan bahwa anak binaan tetap memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, tugas pemerintah dan seluruh elemen masyarakat adalah memberikan pendidikan, pendampingan, serta pembinaan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan bermanfaat bagi bangsa.

“Mereka masih bisa menjadi apa saja, bahkan menjadi seorang jenderal. Yang dibutuhkan adalah pembinaan, perhatian, dan kesempatan untuk berubah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menimipas Agus Andrianto dan Kepala KSP menyerahkan paket alat tulis kepada anak binaan LPKA Tangerang sebagai bentuk. dukungan terhadap pendidikan mereka.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026, pemerintah juga akan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada anak binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Kebijakan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa setiap anak, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan, tetap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, perhatian, serta kesempatan kedua demi menyongsong masa depan yang lebih baik. (AVID/LPN LANGKAT)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan
Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng
NARASI “BELASAN HP, LODES, NARKOBA HINGGA JUAL-BELI KAMAR RUTAN TANJUNG GUSTA” DINILAI HOAKS
Gudang dan Bengkel Dibobol Maling, Warga Tanjung Mulia Hilir Resah
Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya
Sambut HUT ke-81 RI, AJMI dan PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Medan
Dukung APRC Sumut 2026, PTPN IV PalmCo Berkolaborasi Majukan Pariwisata Olahraga dan UMKM Lokal
Pemerhati Anak dan Perempuan Vera Hutauruk: Jadikan Saudara dan Anak Pertama sebagai Panutan dalam Membangun Keharmonisan Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:21 WIB

Aktivitas PETI Disebut Makin Masif di Pamue–Geumpang, APW Soroti Dugaan Jaringan Pemodal dan Pemasok Bahan Kimia

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:12 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare di Pidie, Serahkan Bantuan 10 Sumur Bor untuk Petani

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:43 WIB

Putaran Uang Gurita Tambang Emas Ilegal Pidie: Libatkan Ratusan Alat Berat dan Dugaan Setoran Fantastis

Jumat, 13 Maret 2026 - 02:55 WIB

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Berita Terbaru