Veteran dan Purnawirawan TNI-Polri Dukung Prabowo Subianto Perangi Korupsi

TIME INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:29 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) mendukung Presiden RI Prabowo Subianto untuk terus berperang melawan korupsi. Menurut LVRI, kasus-kasus korupsi yang terungkap semakin mengejutkan rakyat, di mana ternyata ada saja elite pemerintahan yang terlibat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum LVRI Jenderal (Purn) HBL Mantiri dalam pernyataan dukungan dari para veteran, purnawirawan TNI-Polri, dan pejuang sipil di Gedung LVRI, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden Prabowo Subianto telah memberikan prioritas terhadap perang melawan korupsi, rakyat Indonesia dikejutkan oleh kasus-kasus korupsi yang membuka tabir modus dan keterlibatan elite pemerintahan dari waktu ke waktu,” ujar Mantiri.

Mantiri menyampaikan, realitas kebangsaan menunjukkan bahwa rakyat Indonesia telah muak dengan retorika dan pertunjukan kekuasaan para oknum pejabat. Rakyat, kata dia, menuntut tindakan nyata, bukan perilaku yang justru terus menggerogoti kekayaan negara dan mengorbankan kepentingan nasional.

“Mencermati jumlah pelaku serta nilai rupiah yang dikorupsi, kejahatan korupsi telah merajarela dalam skala yang sangat fantastis dan di luar nalar akal sehat. Kejahatan ini seolah-olah tidak dapat dihentikan karena banyak pihak berkuasa yang terus mengatur, merencanakan, dan melindunginya,” tutur dia.

“Faktanya, kehendak dan kebijakan pemberantasan korupsi yang bertujuan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, justru secara sengaja dan sistematis dihambat serta dihalangi melalui penyebaran isu-isu negatif. Yang menyatakan bahwa upaya pemberantasan korupsi dapat mengganggu stabilitas dan keamanan nasional, serta membahayakan pemerintahan,” sambung Mantiri.

 

Mantiri mengatakan, pemerintah akhir-akhir ini berani melawan para koruptor demi membela kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Berikut sejumlah poin pernyataan sikap para Veteran, Purnawirawan TNI-Polri, dan Peluang Sipil.

1. Mendukung sepenuhnya langkah-langkah nyata Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah dalam melakukan pemberantasan korupsi secara tegas dan menyeluruh hingga ke akar-akarnya tanpa pandang bulu.

2. Mendesak Kejaksaan, Polri, dan KPK segera mengambil langkah tegas dengan melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat, mantan pejabat, dan politisi yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, termasuk yang melindungi pelaku korupsi.

3. Mendesak pemerintah segera menghentikan segala bentuk perlawanan yang dilakukan oleh oknum-oknum elite pemerintahan, baik di dalam lembaga eksekutif, lembaga legislatif, maupun lembaga yudikatif terhadap kebijakan pemberantasan tindak pidana korupsi.

4. Mendesak pemerintah untuk meminta lembaga legislatif segera memutuskan dan mensahkan Undang-Undang Perampasan Aset.

5. Mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh perusahaan BUMN dan swasta, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Baca juga: Alasan Sandra Dewi Cabut Keberatan Penyitaan Aset Kasus Timah Harvey Moeis

6. Menyarankan pemerintah membentuk badan pengawas independen untuk mengawasi dan menilai pelaksanaan pemberantasan korupsi dalam rangka upaya represif, preventif, dan represif yudisial.

7. Menyarankan pemerintah segera memperkuat ketahanan karakter bangsa Indonesia melalui pendidikan karakter dan penegakan hukum yang tegas.

(RED)

Berita Terkait

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Menghidupkan Kembali Denyut Seni Tradisional Pulau: Perjuangan Priscilia Merajut Warisan Budaya Nusantara 
Temuan Ombudsman Dipertanyakan, DPP LPPI Jangan Mangada-ngada
“Wahdah Maslahat untuk Takalar Cepat”, Ketua Wahdah Islamiyah Takalar Siap Ungkap Peran dan Gagasan
Rapimnas PII 2026: Dorong Kolaborasi Lintas Kementerian hingga Sektor Desa
Rafly Jatilukito: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Jangan Rusak Perjuangan
Irigasi DI Pamukkulu Takalar Kembali Terhenti, Subkon Sebut Pembayaran Material dan Upah Menunggak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Harakah Bakomubin Gelar TOT dan Coaching Instruktur Nasional PMKBN, Siapkan Kader Bela Negara dari Berbagai Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Sebut Ada Selisih 549 m^2, Tim Hukum Pelita Konstitusi Minta APH Usut Dugaan Maling Lahan Negara di Sunggal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi, Karutan Labuhan Deli Sambut Kunjungan Tim 8 Media

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Turut Berduka atas Tragedi Bangun Rejo, Husen Sukri Ajak Semua Pihak Menahan Diri dan Percayakan Proses Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Kedapatan Simpan Diduga Sabu dan Ekstasi di Dompet, Pengunjung Rutan Kelas I Medan Diamankan

Berita Terbaru