Publik Nilai Capaian Menteri Pariwisata Layak Diapresiasi, Bukan Diframing

TIME INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:27 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) meminta semua pihak untuk menghentikan framing negatif terhadap Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.

Melalui Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar mangatakan Kami menilai, Menpar justru patut diapresiasi atas pemaparan komprehensif mengenai capaian sektor pariwisata nasional sepanjang tahun 2025 serta rencana kerja Kementerian Pariwisata pada tahun anggaran 2026.

Pemaparan tersebut disampaikan Menpar Widiyanti Putri Wardhana dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (21/01/2026), sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata, kemenpar.go.id.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami juga menilai penyampaian kinerja dan perencanaan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada publik serta lembaga legislatif. “Apa yang disampaikan Menteri Pariwisata adalah laporan berbasis data dan arah kebijakan yang jelas. Ini seharusnya diapresiasi, bukan justru dibingkai secara negatif,” ujar Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren positif. Pada periode Januari hingga November 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 13,98 juta kunjungan. Angka ini tumbuh sebesar 10,44 persen secara tahunan (year-on-year). Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebesar 12,66 juta kunjungan.

Menurut kami capaian tersebut mencerminkan efektivitas kebijakan dan program pengembangan pariwisata yang dijalankan Kementerian Pariwisata, termasuk penguatan destinasi unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi pariwisata yang berkelanjutan.

“Di tengah tantangan global dan persaingan destinasi internasional, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ini merupakan sinyal positif. Pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, layak mendapatkan dukungan agar agenda pengembangan pariwisata nasional ke depan dapat berjalan optimal,” lanjut Dedi Siregar

Kami berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan publik, dapat menyikapi informasi secara objektif serta mendukung upaya pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional.

Mentri Pariwisata sedang menjadi sorotan publik. pasalnya reaksi publik yang menyaksikan kritik DPR terhadap Mentri Pariwisata terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi sesungguhnya. Mentri Pariwisata saat ini sebenarnya banyak menuai prestasi dan keberhasilan dalam menjalankan programnya dalam periode 2025 yang di sampaikan dalam rapat dengar pendat di DPR.

” Kritik terhadap Mentri Pariwisata dari nitizen dinilai terlalu berlebihan dan salah kaprah, karena sebenarnya Mentri Pariwisata dan DPR RI merupakan mitra kerja yang harmonis untuk mendukung percepatan program kerja pemerintah. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ikut memberikan komentar negatif terhadap keberhasilan Mentri Pariwisata, sebab Mentri Pariwisata sudah berbuat banyak hal dalam memajukan pariwisata di Indonesia” ujar Dedi Siregar

Dalam paparannya, bahwa sektor pariwisata Indonesia berhasil mengoleksi ratusan penghargaan internasional selama 2025. Jumlah tersebut melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pariwisata Indonesia menorehkan beragam penghargaan pada tahun 2025, (*)

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Berani Lawan Judol, Diteror Puluhan Telepon Misterius, PW GP Al Washliyah Angkat Suara
DPP LPPI: Presiden Prabowo Beri Penghormatan Nyata kepada Prajurit TNI Lewat Peningkatan Kesejahteraan
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Dukung Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
PMAKI Gelar Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi, KPK dan Komisi II DPR RI Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan serta Kepemimpinan Berintegritas
Langkah DPR RI Yasonna Laoly Dorong Pemberantasan Judi Online dan Pinjol Ilegal Tuai Dukungan Publik
Tuai Apresiasi Langkah Cepat Dasco Temui Mahasiswa Langsung dan Dorong Stabilitas Ekonomi*

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Usai Dua Bocah Tewas, Proyek Sekolah Rakyat Rp229 Miliar di Takalar Kembali Disorot; Dugaan Pembatasan Media Muncul, PPK Diminta Transparan Soal Adendum

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Ratusan Warga Padati Reses Hj. Fadillah Fahriana di Bajeng, Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM Mengemuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Masa Kontrak Berakhir, Proyek Sekolah Rakyat Takalar Masih Berjalan, PT Nindya Karya Sebut Ada Adendum

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar Diperkuat Untuk Wujudkan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:41 WIB

Ribuan Pelajar Tanakeke Terabaikan, Program MBG Tak Kunjung Hadir

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:48 WIB

Takalar Raih Juara III Nasional Lomba Vlog PKK, Buktikan Sampah Bisa Jadi Berkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:12 WIB

Pemkab Takalar dan TNI AU Gelar Panen Raya Tebu di Polongbangkeng Timur

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:36 WIB

Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait

Berita Terbaru