Implementasi Program Aksi Menteri Imipas, Lahan Sawit Dialihfungsikan Jadi Lahan Pertanian

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:14 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, bersama Wakil Bupati Asahan melaksanakan peninjauan langsung kegiatan penumbangan dan pembersihan lahan sawit yang akan dialihfungsikan menjadi lahan pertanian produktif di wilayah Air Joman, Kabupaten Asahan, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan jajaran pemasyarakatan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam pemanfaatan aset negara secara produktif dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus menilai proses penataan dan pembersihan lahan sawit agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai lahan pertanian. Alih fungsi lahan tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah, baik dalam mendukung ketersediaan pangan maupun sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan.

Dalam keterangannya, Kakanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan sawit menjadi lahan pertanian merupakan langkah strategis yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Alih fungsi lahan ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan pertanian yang produktif, warga binaan dibekali keterampilan, etos kerja, serta mental mandiri sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Ini sejalan dengan Program Aksi Menteri Imipas, Bapak Agus Andrianto, yang menekankan optimalisasi aset dan penguatan pembinaan berbasis produktivitas,” ujar Yudi Suseno.

Lebih lanjut, Yudi Suseno berharap agar program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi contoh pemanfaatan aset pemasyarakatan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan negara.

“Ke depan, kami berharap lahan pertanian ini dapat dikelola secara profesional, melibatkan warga binaan secara aktif, serta menghasilkan komoditas pangan yang bermanfaat. Dengan demikian, pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional,” tambahnya.

Adapun rencana pengelolaan lahan ke depan, area pertanian tersebut akan ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung dan ubi singkong, yang dinilai sesuai dengan karakteristik lahan serta memiliki nilai manfaat tinggi dalam menunjang kebutuhan pangan.
Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh dan mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan tersebut.

“Kami siap melaksanakan dan mengawal program ini secara optimal agar berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Melalui pemanfaatan lahan pertanian ini, diharapkan warga binaan dapat memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja yang produktif, sehingga mampu meningkatkan kemandirian dan mempercepat proses reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana. Program ini sekaligus menjadi wujud sinergi pemasyarakatan dalam mendukung agenda besar pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.(AVID/rel)

Berita Terkait

Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Koperasi Merah Putih Tak Sekadar Dibangun, Keberlanjutan Jadi Tantangan Utama
Diduga Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Ekshumasi Jenazah Hj. Mini Dg Jime
Istri Boby Santana Sembiring Bantah Informasi Soal Transaksi Sewa HP di Rutan Kelas I Medan
Bupati Takalar Daeng Manye, Letakkan Batu Pertama Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke
Bupati Takalar Launching SI PATROL, Inovasi Digital untuk Tingkatkan Responsivitas Pelayanan Masyarakat
Pengamat Civil Society Dedi Siregar Puji Polres Cimahi Gandeng Ojol Perkuat Keamanan Wilayah
Bupati Takalar Gandeng Bank BTN, Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:56 WIB

Kurang dari 24 Jam, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curanmor ‎

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:59 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Kamis, 3 September 2026 - 15:32 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Rabu, 2 September 2026 - 17:15 WIB

Hardikda ke-67 di SMAN 1 Badar: Dari Gotong Royong hingga Panggung Budaya Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:02 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:51 WIB