Misteri Rp600 Juta di Rekening BK, Saharuddin: Saya Hanya Meminjam Rekening dan Menarik Semua Dana dalam Dua Tahap

Husaini nappu

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:29 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA// Timeindonesia.com – Mengingat Kesaksian Saharuddin dalam Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa terkait dugaan pengondisian proyek pengadaan seragam sekolah gratis senilai Rp15 miliar, Dalam persidangan, ia mengakui meminta izin menggunakan rekening pribadi Muhammad Basri alias BK sebagai tempat dana operasional dan biaya ekspedisi sebesar Rp600 juta yang ditransfer oleh pihak penyedia.

‎Pengakuan tersebut disampaikan saat anggota Pansus mempertanyakan alasan dana proyek tidak ditransfer ke rekening pribadi Saharuddin, melainkan ke rekening BK.

‎”Waktu saya menelepon Pak BK, saya bilang, ‘Izin Kak, saya mau pakai rekeningnya.’ Beliau bertanya, ‘Untuk apa?’ Saya jawab ada uang operasional dari teman saya dan uang ekspedisi untuk pengantaran ke sekolah-sekolah. Beliau langsung mengiyakan,” kata Saharuddin dalam Sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa di Gedung DPRD Gowa, Rabu (24/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Saharuddin menjelaskan, dana tersebut diminta kepada pihak vendor untuk kepentingan operasional pengiriman seragam sekolah.

‎”Saya minta ke pihak vendor untuk pengurusan ekspedisinya. Yang pertama Rp500 juta, yang kedua Rp100 juta,” ujarnya.

‎Ia juga mengungkapkan bahwa penggunaan rekening BK bukan kali pertama dilakukan. Menurutnya, saat itu rekening pribadinya sedang dalam kondisi yang berpotensi menyebabkan dana yang masuk langsung terpotong oleh pihak bank.

‎”Sebelum-sebelumnya saya juga sering memakai rekening BK. Rekening pribadi saya waktu itu sedang jatuh tempo di bank, jadi kalau ada dana masuk akan otomatis terpotong,” tuturnya.

‎Meski menggunakan rekening BK, Saharuddin menegaskan Muhammad Basri tidak memiliki keterkaitan dengan proses pengadaan seragam sekolah gratis maupun aliran dana tersebut.

‎”Dalam kegiatan pengadaan baju seragam itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pak BK. Saya hanya memakai rekening beliau dan tidak ada istilah bagi-bagi dana dari uang tersebut,” tegasnya.

‎Saharuddin juga mengaku seluruh dana yang masuk ke rekening BK kemudian diambil kembali olehnya secara tunai dalam dua tahap.

‎”Waktu itu saya ambil semua dana yang masuk ke rekening BK. Semua dana itu saya ambil dalam dua kali penarikan,” ucapnya.

‎Ia kembali menegaskan bahwa dana Rp600 juta yang ditransfer ke rekening BK bukan diperuntukkan bagi pemilik rekening, melainkan digunakan sebagai biaya operasional dan pengiriman seragam ke sekolah-sekolah.

‎Dalam sidang yang dipimpin Ketua Pansus Muh Kasim Sila, didampingi Wakil Ketua Asrul Makkarausu dan Sekretaris Lukman Naba, pihak penyedia juga menyampaikan keterangan mengenai aliran dana tersebut.

‎Sales Marketing PT Urban Ritel Internasional, Ika Sri Rejeki, mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui Muhammad Basri atau Om Bas sebagai atasan Saharuddin. Ia mengatakan komunikasi terkait sejumlah proyek di Sulawesi Selatan, termasuk pengadaan seragam sekolah gratis, lebih banyak dilakukan bersama Saharuddin.

‎”Dana yang ditransfer ke rekening atas nama Muh Basri itu atas instruksi Syahar yang mengatakan dana tersebut untuk operasional. Dana dikirimkan dua kali, pertama Rp500 juta dan kedua Rp100 juta, sehingga totalnya Rp600 juta,” ujar Ika dalam keterangannya di hadapan Pansus.

(Haris ombel)

Berita Terkait

“Wahdah Maslahat untuk Takalar Cepat”, Ketua Wahdah Islamiyah Takalar Siap Ungkap Peran dan Gagasan
Rapimnas PII 2026: Dorong Kolaborasi Lintas Kementerian hingga Sektor Desa
Rafly Jatilukito: Sampaikan Aspirasi dengan Damai, Jangan Rusak Perjuangan
Irigasi DI Pamukkulu Takalar Kembali Terhenti, Subkon Sebut Pembayaran Material dan Upah Menunggak
Prof Sutan Nasomal : Tembak Mati Dan Tak Boleh Lepas Dari Hukum. Indonesia Di Serbu Menjadi Pasar Narkoba Dari WN Malaysia
Bupati Takalar Daeng Manye, Letakkan Batu Pertama Kantor Kecamatan Kepulauan Tanakeke
Presidium FRONTAL Jawa Timur Ajak Driver Sampaikan Aspirasi Secara Tertib dan Damai

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:17 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Jumat, 18 September 2026 - 11:55 WIB

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 20:00 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026 - 15:36 WIB

Puluhan Paket Sabu Diungkap di Aceh Tenggara, LSM Kompak Apresiasi Kinerja Kapolres Aceh Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 09:33 WIB

Perkuat Kolaborasi, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi ke Kemenag dan Tandatangani MoU

Rabu, 16 September 2026 - 02:50 WIB

Bimtek P3K Se Aceh Tenggara, di Beri Rp50.000. SHS Bupati Rp 100.00.

Selasa, 15 September 2026 - 12:01 WIB

Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Ajak Pelajar Kejar Cita-Cita dan Jauhi Kenakalan Remaja

Senin, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Kapolsek Bambel Jadi Irup di Pesantren Darul Iman, Tekankan Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar

Berita Terbaru